Syaratnya, pemilik kendaraan harus meminta karcis resmi ke petugas parkir, lalu mengisi data diri yang tertera di bagian belakang karcis. Setelah itu, memasukkannya ke kotak yang telah disediakan di beberapa titik pusat keramaian.
Dinas Perhubungan Pemkot Blitar menerapkan karcis parkir berhadiah ini mulai besok, 1 Februari 2018. Pengundian akan dilaksanakan tiap enam bulan sekali. Hadiah utamanya, sepeda motor.
"Kami buat karcis berundian ini supaya masyarakat berani meminta karcis parkirnya. Karena selama ini karcis berhologram tidak mempan mengatasi kebocoran uang parkir," jelas Kepala Dishub Pemkot Blitar Priyo Suhartono di kantornya Jalan Kenari Kota Blitar, Rabu (31/1/2018).
Warga menunjukkan kotak undian untuk parkir berhadiah (Foto: Erliana Riady) |
Pendapatan uang parkir, lanjut Priyo, sangat berkontribusi untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD). Jika pada tahun 2017 lalu, Dinas Perhubungan mentargetkan PAD dari parkir senilai Rp 1 miliar, tahun 2018 ini target dinaikkan.
"Alhamdulillah tahun 2017 lalu kami bisa mencapai target sebesar Rp 1 miliar. Untuk tahun 2018 ini, target dinaikkan menjadi Rp 1,3 miliar," ungkap Priyo.
Sebanyak 35 kotak undian telah disebar di beberapa pusat keramaian di Kota Blitar. Sepekan sekali, petugas dishub akan mengambil karcis parkir tersebut untuk dikumpulkan. Pengundian akan dilaksanakan setiap bulan Juli dan Desember.
Informasi yang dihimpun, selama ini banyak warga yang enggan meminta karcis resmi berhologram ke tukang parkir. Alasannya, tidak mau terjadi keributan karena uang parkir Rp 2000 saja.
"Kalau besok ya jadi beranilah minta karcisnya. Paling gak kita bisa bilang, mana pak karcisnya, siapa tahu saya dapat motor," kata warga Jalan Tengger, Andri (34) ditemui di kawasan Alon-Alon Kota Blitar.
Masyarakat juga diminta untuk mau aktif menghubungi Dinas Perhubungan apabila ada pengaduan. Nomor yang disediakan fasilitas pengaduan melalui SMS/WA adalah 085607552015. (iwd/fat)












































Warga menunjukkan kotak undian untuk parkir berhadiah (Foto: Erliana Riady)