Polisi Periksa Air Warga Kediri yang Diduga Tercemar Limbah Pabrik

Polisi Periksa Air Warga Kediri yang Diduga Tercemar Limbah Pabrik

Andhika Dwi - detikNews
Selasa, 30 Jan 2018 14:37 WIB
Polisi Periksa Air Warga Kediri yang Diduga Tercemar Limbah Pabrik
Foto: Andhika Dwi
Kediri - Polisi dari Polres Kota Kediri mendatangi warga Lingkungan Majekan, Kelurahan Pesantren, yang mengeluh airnya diduga tercemar limbah pabrik gula. Polisi pun mengambil sampel air.

Petugas mengambil sampel air berbau busuk ke dalam sebuah jirigen, untuk selanjutnya akan dilakukan tes laboratorium Forensik Polda Jatim.

Kapolresta Kediri AKBP Anthon Haryadi saat dikonfirmasi detikcom melalui telepon genggamnya mmbenarkan adanya laporan warga terkait air sumur yang kotor dan bau tak sedap.

"Iya, anggota saya sudah kesana dan mengambil sampel air dari sejumlah rumah warga di lingkungan Majekan Kelurahan Pesantren Kota Kediri serta pernyataan warga sebagai bahan penyelidikan," jelas Anthon, Selasa (30/1/2018).

Selain melihat air sumur, polisi juga melihat tempat bekas saluran pembuangan limbah pabrik gula yang kini sudah ditutup warga.

Sementara, Kasatreskrim Polresta Kediri, AKP Ridwan Sahara yang datang langsung memimpin pengambilan sampel air sumur juga mengakui adanya bau tak sedap pada air sumur dan perubahan warna. Namun untuk kandungan yang terdapat pada air, masih harus menunggu tes labfor.

"Ini tadi sampel air, baik dari sumber air sumur dan dari pabrik sudah kami ambil dan periksa, jadi tunggu hasilnya," jelas Ridwan.

Berdasar informaasi yang dihimpun detikcom di lapangan, hasil uji lab baik milik pemkot dan kepolisian semuanya membutuhkan waktu hingga 2 -3 hari kedepan. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini