DetikNews
Senin 22 Januari 2018, 21:53 WIB

Perubahan Gedung dan Pelayanan di Polda Jatim, Ini Kata Bareskrim

Rois Jajeli - detikNews
Perubahan Gedung dan Pelayanan di Polda Jatim, Ini Kata Bareskrim Kabareskrim saat kunjungi Command Center (Foto: Rois Jajeli)
Surabaya - Ada banyak perubahan pada gedung dan pelayanan di Polda Jatim. Perubahan itu adalah pembangunan masjid hingga fasilitas pelayanan di sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT).

"Ini cerminan polisi modern yang memikirkan polisi masa depan. Yang jelas, ini semua untuk masyarakat," kata Kabareskrim Komjen Pol Ari Dono usai meninjau gedung maupun fasilitas pelayanan di Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Senin (22/1/2018).

Ari Dono usai melakukan kunjungan kerja di wilayah Kabupaten Bojonegoro, sempat meninjau berbagai gedung dan fasilitas pelayanan di Polda Jatim.

Dengan diantar Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin serta beberapa pejabat utama polda, Machfud menunjukkan pembangunan Masjid Arif Nurul Huda. Ari Dono dibuat kagum dengan arsitektur bangunan masjid yang megah.

Setelah dari masjid, kapolda mengajak kabareskrim melihat fasilitas pelayanan di gedung SPKT Polda Jatim, yang jaraknya sekitar 25 meter dari bangunan masjid.

Kapolda menunjukkan fasilitas tempat pelaporan bagi difabel. Kemudian, melihat berbagai ruangan, termasuk ruang Command Center di lantai 2 gedung SPKT.

Kabareskrim diajak melihat masjid Polda Jatim yang baruKabareskrim diajak melihat masjid Polda Jatim yang baru (Foto: Rois Jajeli)

"Ini sudah terhubung dengan seluruh polres yang memiliki layanan command center," kata Kapolda.

Kabareskrim pun terkagum lagi, dan melihat ruang command center tersebut seperti di markas kepolisian di Jepang.

Usai melihat fasilitas pelayanan tersebut, Ari Dono menilai, apa yang dilakukan Irjen Pol Machfud Arifin, menunjukkan kesiapan Polri dalam menghadapi masyarakatnya dengan semua dinamika.

"Apa yang diamanatkan pak Kapolri dalam Promoter (Profesional, Modern dan Terpecaya) terwujud disini," ujarnya.

Dengan modernisasi, teknologi, kata perwira tinggi yang menghabiskan masa kecilnya di Bojonegoro ini, dapat melihat bagaimana cara Polda Jatim menerima laporan sudah disiapkan juga, yang mungkin di tempat lain atau di Mabes Polri untuk difabel belum ada.

"Saya lihat belum ada. Nanti Bareskrim akan menyesuaikan setelah melihat dari sini. Itu yang saya lihat semua aspek sudah dilihat oleh pak kapolda ini. Secara religius kita lihat masjid yang megah," tuturnya.

Ia berharap, terobosan yang dilakukan Polda Jatim ini dapat ditiru oleh polda lainnya di Indonesia.

"Inilah kesiapan Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dan perlu ditiru oleh polda-polda lain, menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang ada," jelasnya.
(roi/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed