DetikNews
Senin 22 Januari 2018, 17:34 WIB

2018, Kabupaten Malang Tanam Padi 72 Ribu Hektare

Muhammad Aminudin - detikNews
2018, Kabupaten Malang Tanam Padi 72 Ribu Hektare Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Kabupaten Malang tanam padi di lahan seluas 72 ribu hektare tahun ini. Lebih banyak dari tahun sebelumnya, 2017 hanya 70.800 hektare. Jadi untuk gabah Kabupaten Malang cukup.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Malang Nasri Abdul Wahid menyatakan, tanam tahun kemarin (2017), hanya 70.800 hektare saja. Tetapi bukan berarti beras di Kabupaten Malang langka.

"Pada 2016 hanya 86 ribu, kemudian naik 70.800 hektare, tahun ini 72 ribu hektare. Untuk luas tanam, kita sebenarnya surplus," kata Nasri kepada wartawan, Senin (22/1/2018).

Dikatakan, dalam satu pekan lahan padi melakukan panen hampir 1.500 hektare. Jika dikalikan, maka ada setidaknya 11 ribu ton gabah hasil panen atau setara dengan 5 ribu ton beras.

"Sementara tingkat konsumsi 91 kg/orang dalam satu tahun. Harapan kami tingkat konsumsi tak meningkat, sehingga cadangan banyak. Tetapi faktanya barang tidak ada, dan tengah diselidiki oleh Satgas Pangan," bebernya.

Menurut dia, padi hasil panen di Kabupaten Malang mayoritas jenis premium. Dia menduga, stok atau hasil produksi banyak untuk mencukupi warga luar Kabupaten Malang, sehingga sampai terjadi kelangkaan.

"Tetapi sebenarnya kita cukup. Pergeseran tanam hanya karena faktor cuaca. Panen raya padi memang hanya terjadi pada Maret, Agustus dan September. Di luar itu bisa saja terjadi kekurangan," urainya.

Usaha menjaga stok pangan dari padi, kata dia, sudah dijalankan dengan pertama meningkatkan produksi, dan indeks pertanaman.

"Saya yakin dengan pola tanam bagus dan cuaca mendukung hasilnya akan maksimal," ujarnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed