"Sempat terharu juga, alhamdulillah saya bisa injakkan kaki di rumah tempat kakek saya dilahirkan," kata Puti sambil menitikkan air mata saat memberikan sambutan di depan rumah kelahiran Soekarno, Jalan Pandean IV Nomor 40 RT 4/ RW 13, Surabaya, Senin (22/1/2018).
Kepada warga dan pemilik rumah, Puti berpesan agar tetap menjaga dan merawat tempat kelahiran Bung Karno. "Tolong dijaga, Bu Jamilah tolong dijaga, karena ini menjadi bagian dari sejarah dan seharusnya sudah menjadi bangunan cagar budaya," pesan Puti.
Saat Puti di rumah kelahiran kakeknya, Soekarno, di Jalan Pandean IV (Foto: Zaenal Effendi) |
Puti menganggap kehadirannya di rumah kelahiran Soekarno merupakan bagian dari napak tilas dan balik kampung. Puti juga menyempatkan masuk ke rumah dan kamar tempat kelahiran kakeknya.
"Saya balik kampung, ufuk timur memanggil saya. Lahir dan besar di Jakarta tetapi garis tangannya harus mengabdikan diri saya di Jawa Timur," pungkas Puti. (ze/iwd)











































Saat Puti di rumah kelahiran kakeknya, Soekarno, di Jalan Pandean IV (Foto: Zaenal Effendi)