DetikNews
Senin 22 Januari 2018, 08:37 WIB

Pembersihan Longsor di Trenggelak Tunggu Kajian Ahli Geologi

Adhar Muttaqin - detikNews
Pembersihan Longsor di Trenggelak Tunggu Kajian Ahli Geologi Foto: Adhar Muttaqin/File
Trenggalek - Pemkab Trenggalek belum berani melakukan proses pembersihan material longsor yang menutup jalur utama antar kecamatan, karena masih menunggu kajian dari ahli geologi.

Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak mengatakan, kajian tersebut untuk mengetahui tingkat kerawanan dan kondisi lokasi longsor. Sehingga proses pembersihan bisa berjalan aman dan lancar.

"Ini masih bahaya apabila langsung dilakukan penanganan, makanya dianalisa dulu dimana pusat mahkota longsor itu dan sejauh mana tingkat bahayanya," kata Bupati Emil, Senin (22/1/2018).

Dijelaskan, untuk hari ini pihaknya masih memproses pengamatan awal dan pemetaan menggunakan drone. Rencananya, hari ini dilakukan kajian oleh para ahli geologi.

Emil menambahkan, untuk alat berat yang akan digunakan untuk membersihkan material longsor saat ini telah disiapkan di lokasi kejadian. Namun penanganan harus menunggu prosea kajian selesai dikakukan.

"Longsor ini adalah lepasan energi yang tersimpan dari dalam, setelah terkena aliran air akhirnya lepas dan longsor itu. Makanya kita lakukan penelitian, keterkaitannya dengan daerah sekitarnya," ujarnya.

Orang nomor satu di Pemkab Trenggalek ini menjelaskan, kejadian bencana alam tersebut memutus akses utama bagi ribuan warga yang ada di Kecamatan Munjungan.

"Ada jalur alternatif yang bisa digunakan yaitu melalui Salamwates Kecamatan Dongko dan satu lagi melalui Panggul, jalannya agak sulit tapi masih bisa untuk beberapa jenis kendaraan," imbuhnya.

Sebelumnya, tanah longsor berskala besar terjadi di jalur utama Kampak-Munjungan di Dusun Jedeg, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak. Material tanah sepanjang 200 meter dengan ketinggian lima meter menutup seluruh badan jalan.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed