DetikNews
Minggu 21 Januari 2018, 01:05 WIB

Wisata

Gaet Lebih Banyak Wisatawan, Jatim Gelar 480 Event Wisata Tahun Ini

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Gaet Lebih Banyak Wisatawan, Jatim Gelar 480 Event Wisata Tahun Ini Peluncuran Event Seni Budaya dan Pariwisata Jawa Timur 2018 di Taman Budaya Cak Durasim (Foto: Deni Prastyo Utomo)
Surabaya - 480 event pariwisata akan digelar Jawa Timur selama tahun 2018. Dengan ratusan event tersebut diharapkan target kunjungan wisata selama tahun ini tercapai.

"Target kami pada tahun 2018, kunjungan wisatawan lokal sebanyak 58 juta wisatawan. Sedangkan wisatawan mancanegara targetnya 1 juta wisatawan. Itu ditarget pak menteri. Untuk Jawa Timur segitu," ujar Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Timur Jariyanto saat Peluncuran Event Seni Budaya dan Pariwisata Jawa Timur 2018 di Taman Budaya Cak Durasim, Sabtu (20/1/2018).

Jariyanto mengatakan, 480 event tersebut terdiri dari 108 festival dan 374 non festival. Event itu tersebar di 38 Kota dan Kabupaten di Jawa Timur.

Ada 10 event festival yang sudah dikenal secara nasional dan mancanegara di antaranya adalah Jember Fashion Carnival, Banyuwangi Ethno Carnival, Yadnya Kasada Eksotika Bromo, Malang Flower Carnival, Kemilau Madura, Pasar Seni Lukis Indoensia, Gandrung Sewu, Internasional Tour de Banyuwangi Ijen, Festival Keraton Nusantara, dan Festival Malang Kota Tua.

10 Event di Jawa Timur itu masuk dalam 100 top wonderful event 2018 se-Indonesia. Jariyanto menambahkan, dengan dirilisnya kalender event Budaya dan Pariwisata di Jawa Timur, maka akan mempermuda wisatawan untuk berkunjung.

"Orang akan tahun di bulan Januari 2018 akan ada apa dan mau kemana di Jawa Timur," kata Jariyanto

Jariyanto juga mengatakan, keragaman dan keunikan budaya Jawa Timur telah mendapatkan apresiasi serta dukungan dari Kementerian Pariwisata. Namun saat ini yang masih menjadi kendala ialah masih ada akses jalan yang kurang mendukung untuk menuju ke lokasi wisata.

Untuk hal itu memang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah Kota dan Kabupaten serta Provinsi saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

"Banyak yang butuh kemudahan akses infrastruktur. Misalnya adalah kawasan selingkar wilis termasuk Trenggalek dan Ponorogo," katanya.

Jariyanto merincikan jika pada tahun 2017 lalu telah terjadi peningkatan kunjungan wisata lokal sebanyak 5 persen dan 1,15 persen untuk wisatawan mancanegara. "Untuk tahun 2018 harus bisa melebih tahun lalu," tandas Jariyanto.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed