DetikNews
Sabtu 20 Januari 2018, 14:11 WIB

Peristiwa

Cari Pasir di Dasar Sungai, Pria di Situbondo Temukan Granat

Ghazali Dasuqi - detikNews
Cari Pasir di Dasar Sungai, Pria di Situbondo Temukan Granat Lokasi tempat granat diletakkan (Foto: Ghazali Dasuqi)
Situbondo - Sebuah granat ditemukan seorang penambang pasir di aliran Sungai Sampeyan di Situbondo. Adalah Erfan (45) yang menemukan benda berbahaya itu di dasar sungai saat menyelam untuk mengambil pasir di dasar sungai menggunakan peralatan manual.

Pria asal Desa Suling, Kecamatan Cermee, Bondowoso, itu sempat mengira benda berkarat yang ditemukan adalah mainan berbahan besi yang sudah jadi barang rongsokan.

Beruntung, sebelum dibawa pulang ada temannya yang curiga jika itu granat. Tahu begitu, Erfan pun langsung meletakkannya di sebuah tegalan tepi jalan kecil, yang jauh dari pemukiman warga. Temuan granat itu dilaporkan ke pihak kepolisian. Polisi yang datang segera mensterilkan lokasi dengan memasang garis polisi di sekitar granat.

"Ditemukan pencari pasir di sungai dan sempat dikira mainan. Untung ada rekannya yang curiga itu granat. Kami sudah koordinasi dengan Unit Bom (Jibom) Brimob Bondowoso terkait temuan bahan peledak ini," tandas Kabag Ops Polres Situbondo, Kompol Sumartono di lokasi, Sabtu (20/1/2018).

Penampakan granat yang ditemukanPenampakan granat yang ditemukan (Foto: Ghazali Dasuqi)

Keterangan detikcom menyebutkan, granat itu sebenarnya ditemukan pada Jumat (19/1/2018) kemarin. Namun, begitu tahu benda itu granat, bahan peledak itu hanya diletakkan di tegalan. Baru siang tadi, temuan granat itu dilaporkannya ke pihak kepolisian.

"Begitu dapat laporan, sesuai arahan bapak Kapolres, kami langsung koordinasi dengan Jibom Brimob. Karena mereka ahlinya," papar Sumartono.

Saat ditemukan, kondisi granat memang sudah cukup usang dan berkarat. Belum diketahui, apakah granat masih dilengkapi pemicu atau tidak. Untuk mengantisipasi kemungkinan buruk, polisi langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi granat.

"Personel Jibom Brimob sudah perjalanan ke sini untuk mengamankan granat itu. Nanti mereka yang akan menyelidiki apakah granat itu masih aktif atau tidak," papar Sumartono.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed