Salah seorang anggota Koramil Panggul Serma Puryanto mengatakan, tanah longsor tersebut terjadi di rumah Slamet (50) warga Desa Sawahan Kecamatan Panggul. Akibat kejadian itu dinding dapur rumah jebol dan menyebabkan beberapa perabot rumah tangga rusak.
"Saat ini sedang dilakukam kerja bakti oleh masyarakat, TRC BPBD serta TNI untuk membersihkan material longsor," ujarnya, Sabtu (20/1/2018).
Menurutnya, peristiwa tanah longsor terjadi pada malam hari setelah wilayah Kecamatan Panggul diguyur hujan deras selama lebih dari dua jam. Kondisi tersebut memicu tebing yang ada di rumah korban labil, sehingga longsor dan menimpa dapur rumah.
"Tinggi tebing yang longsor 12 meter dengan panjang mencapai enam meter," imbuhnya saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon.
Dijelaskan, untuk kondisi rumah induk milik Slamet tidak mengalami kerusakan, sehingga masih bisa ditempati dan tidak perlu mengungsi. Meski demikian, kerugian akibat bencana tanah longsor tersebut mencapai jutaan rupiah.
"Kalau di wilayah sini memang banyak rumah yang berada di bawah tebing, sehingga warga harus hati-hati, terlebih saat dan sesudah terjadi hujan deras," imbaunya. (iwd/iwd)











































