DetikNews
Sabtu 20 Januari 2018, 12:15 WIB

Peristiwa

Pohon Beringin Raksasa Tumbang Rusak Rumah dan 6 Kendaraan

Purwo S - detikNews
Pohon Beringin Raksasa Tumbang Rusak Rumah dan 6 Kendaraan Pohon beringin raksasa yang ambruk menimpa kendaraan warga (Foto: Humas Polres Pacitan)
Pacitan - Angin kencang merobohkan pohon beringin raksasa di Desa Poko, Kecamatan Pringkuku, Pacitan. Pohon berdiameter 5 meter yang terletak di samping sumber air itu terbelah menjadi 2 bagian.

Sebagian menimpa rumah milik Susanto, warga Dusun Wora-wari. Bagian lainnya menutup jalan desa. Akibat kejadian tersebut, separuh bagian rumah mengalami rusak. Tidak itu saja, 5 unit sepeda motor rusak, serta 1 unit mobil Daihatsu Xenia ringsek pada bagian belakang.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hingga pukul 11.30 WIB proses evakuasi masih berlangsung melibatkan TNI/Polri, pemkab, dibantu masyarakat setempat.

"Prioritasnya mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan dan normalisasi jalan desa yang tertutup," ujar Pujono, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan dihubungi detikcom, Sabtu (20/1/2018).

"Untuk pembersihan kami menggunakan 10 unit chainsaw (gergaji mesin)," imbuhnya.

Kapolsek Pringkuku AKP Wahyudi mengatakan usai kejadian pihaknya langsung mendatangi lokasi. Proses normaliasi, lanjut perwira asal Ponorogo itu, berjalan relatif cepat. Terlebih personel babinsa tinggal tak jauh dari tempat kejadian sehingga tindakan evakuasi dapat segera dilakukan. Penanganan juga melibatkan babinsa dan kecamatan.

"Kebetulan saudara Beni (bhabinkamtibmas) rumahnya tidak jauh dari situ. Sehingga laporan yang masuk dapat segera ditindaklanjuti," kata kapolsek.

Wahyudi juga mengingatkan warga agar lebih waspada menyusul terjadinya cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Terlebih sebagian daerah Pringkuku juga termasuk kategori rawan bencana.

Terpisah, Camat Pringkuku Sudaryono menjelaskan pihaknya masih melakukan inventarisasi terkait kerusakan maupun jumlah kerugian. Hal tersebut akan menjadi bahan laporan kepada pemerintah daerah. Yang terpenting, lanjut pejabat yang belum genap sebulan bertugas di Pringkuku, adalah perbaikan rumah tinggal korban agar secepatnya bisa dihuni.

"Untuk kerugian material lain-lain (kendaraan) tentu akan dibicarakan dengan pihak keluarga. Yang jelas pembenahan rumah (segera dilakukan)," papar Sudaryono.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed