"Ini masih mencari karena cctv yang di kantor PP rusak. Tapi ini masih mencari bukti yang lain," ujar Kapolsek Genteng kompol Arie Trestiawan saat dihubungi detikcom, Sabtu (20/1/2018).
Arie mengatakan, meski CCTV di kantor PP rusak namun pihaknya akan terus melakukan pencarian bukti-bukti lain untuk membantu proses penyelidikan. "Penyelidikan masih berjalan, termasuk mencari CCTV-CCTV yang lainnya," ungkapnya.
Untuk saat ini, kata Arie, barang bukti yang sudah ada adalah botol yang mirip molotov. Sedangkan untuk saksi yang sudah dimintai keterangan masih sekuriti dari Kantor Pemuda Pancasila.
"Untuk sementara baru sekuriti saja," tandasnya.
Tiga botol kaca berisi minyak tanah dan sumbu mirip molotov ditemukan di halaman kantor Sekretariat MPC Pemuda Pancasila (PP) Kota Surabaya pada Jumat (19/1/2018). Dari ketiga botol tersebut, yang satu botol sudah pecah dan dua botol masih utuh. (iwd/iwd)










































