Peristiwa

Tangki Muat Tetes Tebu Terguling, Jalur Surabaya-Madiun Macet

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jumat, 19 Jan 2018 13:25 WIB
Gandengan truk tangki muat tetes terguling di Jombang (Foto: Enggran Eko Budianto)
Jombang - Sebuah truk tangki gandeng muat tetes tebu (molase) terguling di Jalan Raya Soekarno-Hatta, Jombang. Kecelakaan ini membuat jalur nasional Surabaya-Madiun tak bisa dilalui, lantaran tertutup tangki dan tetes yang meluber di jalan.

Kasat Lantas Polres Jombang AKP Inggal Widya Perdana mengatakan, kecelakaan ini bermula saat truk tangki gandeng nopol AG 8571 UA yang dikemudikan Supandi (57), warga Desa/Kecamatan Wates, Kediri ini melaju dari arah Mojokerto ke Jombang Kota.

Sampai di Jalan Raya Soekarno-Hatta, tepatnya sebelum traffic light Keplaksari, Desa Keplaksari, Peterongan, tangki belakang truk muat 14 ribu liter tetes tebu ini terguling di tengah jalan. Sementara bagian kemudi dan tangki depan, selamat.


Gandengan truk tangki terguling karena as nya patahGandengan truk tangki terguling karena as nya patah (Foto: Enggran Eko Budianto)

"Disebabkan patahnya as gandengan angkutan tetes tebu. Kendaraan sudah tua, kemungkinan tak pernah masuk uji KIR," kata Inggal kepada wartawan di lokasi kecelakaan, Jumat (19/1/2018).

Akibat insiden ini, jalur nasional dari arah Surabaya ke Jombang Kota tak bisa dilalui. Pasalnya, tangki yang terguling menutup jalur tersebut.

Ditambah lagi, muatan tetes tebu yang tumpah membuat jalan tak bisa dilalui. Bahkan tetes tebu masuk ke rumah salah satu warga Desa Keplaksari yang posisinya lebih rendah dari jalan raya.

Untuk sementara waktu, lanjut Inggal, pihaknya melakukan pengalihan arus. Khusus kendaraan dari arah Surabaya dialihkan ke simpang tiga setelah flyover Peterongan ke Jalan Romli Tamim tembus di By Pass Jombang.

Tetes masuk ke rumah yang letaknya lebih rendah dari jalanTetes masuk ke rumah yang letaknya lebih rendah dari jalan (Foto: Enggran Eko Budianto)

"Kami juga lakukan contraflow di jalur arah Surabaya, kami bagi dua untuk kendaraan dari arah Surabaya dan Jombang," terangnya.

Warga yang rumahnya kemasukan tetes tebu yakni, Yudi Aroni (58) menuturkan ribuan liter tetes tebu merusak sejumlah perabotan di dalam rumahnya. Betapa tidak, cairan kental berwana cokelat ini meluber hingga ke belakang rumah.

Tak pelak kasur di dalam 3 kamar rumahnya rusak terkena tetes. Selain itu, kulkas miliknya terbakar akibat terendam tetes tebu.

Petugas PMK berusaha membersihkan tetes di jalan dengan semprotan airPetugas PMK berusaha membersihkan tetes di jalan dengan semprotan air (Foto: Enggran Eko Budianto)

"Saya minta ganti rugi kerusakan perabotan di rumah saya," tandasnya.

Polisi menerjunkan sebuah mobil derek untuk mengangkat tangki tersebut. Selain itu, sebuah truk tangki air dan mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk membersihkan tumpahan tetes tebu, baik di Jalan Soekarno-Hatta maupun di dalam rumah warga yang terdampak. (iwd/iwd)