DetikNews
Kamis 18 Januari 2018, 21:07 WIB

Mayoritas Paslon Pilwali Malang Belum Setor LHKPN

Muhammad Aminudin - detikNews
Mayoritas Paslon Pilwali Malang Belum Setor LHKPN Foto: Muhammad Aminudin
Kota Malang - Tiga paslon yang maju Pilwali Malang 2018 telah menyetorkan berkas pencalonan. KPU Kota Malang menyebut, mayoritas paslon belum melengkapi persyaratan yang diatur, seperti Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

"Prinsipnya dari tiga paslon yang mendaftar sudah menyetorkan syarat calon dan pencalonan. Tetapi belum semua lengkap, dan mereka harus melengkapi ketika masa perbaikan. Sebelum dilakukan penetapan, salah satu berkas yang kurang adalah LHKPN, yang belum ikut dilampirkan," beber Ketua KPU Kota Malang Zaenudin kepada wartawan di kantornya Jalan Bantaran, Kamis (18/1/2018).

Tidak dipungkiri, terbitnya LHKPN membutuhkan waktu lama saat dilakukan pengecekkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tetapi paslon bisa menunjukkan bukti bahwa LHKPN telah disetorkan kepada lembaga anti rasuah itu.

"Minimal ada tanda terima berkas yang diberikan kepada KPK untuk melengkapi syarat berkas pencalonan," ujar Zaenudin.

Menjelang pemilihan, kata dia, paslon memiliki kewajiban untuk mengumumkan hasil kekayaannya. Selain LHKPN, sebut Zaenudin, ada paslon yang belum melampirkan ijazah SMA yang merupakan item kelengkapan berkas syarat calon. Siapa mereka? mereka adalah Moch Anton-Syamsul Mahmud, paslon yang diusung PKB, PKS, Gerindra, dan Perindo.

"Dari tiga paslon, dua belum menyerahkan salinan ijazah SMA, yakni Abah Anton dan pasangan Syamsul Mahmud. Selain mereka sudah diserahkan dan nanti dilakukan verifikasi faktual," tegas Zaenudin.

Dalam pleno terbuka digelar KPU Kota Malang juga disampaikan hasil uji tes kesehatan dan psikotes tiga paslon.

Pilwali Malang periode 2018-2023 diikuti tiga paslon, mereka adalah Moch Anton-Syamsul Mahmud diusung PKB, PKS, Gerindra dan Perindo, paslon lain Yaqud Ananda Gudban-Wanedi diusung PDIP, PPP, PAN, dan Hanura, dan Sutiaji-Sofyan Edi Jarwoko diusung Golkar dan Partai Demokrat.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed