Dua Kali Razia, 51 Pelajar Bolos di Blitar Terciduk

Pendidikan

Dua Kali Razia, 51 Pelajar Bolos di Blitar Terciduk

Erliana Riady - detikNews
Kamis, 18 Jan 2018 14:45 WIB
Dua Kali Razia, 51 Pelajar Bolos di Blitar Terciduk
Para pelajar yang terjaring razia saat bolos (Foto: Erliana Riady)
Blitar - Sebanyak 51 pelajar terciduk razia yang digelar Satpol PP Kota Blitar. Jumlah itu merupakan hasil dua kali razia selama bulan Januari 2018 ini. Angka ini melonjak tajam jika dibandingkan hasil razia pada tahun- tahun sebelumnya.

Data yang dihimpun dari Satpol PP Kota Blitar, pada tahun 2015 sebanyak 92 pelajar terjaring razia, tahun 2016 nihil karena tahun itu satpol PP fokus pada penertiban tower dan reklame yang menunggak pajak. Tahun 2017, jumlah total pelajar yang terjaring sebanyak 147 siswa.

Mereka yang terjaring beragam, mulai pelajar SD sampai SMA. Gendernya pun seimbang, antara pelajar lelaki dan perempuan. Dari razia ini, beragam barang bawaan diamankan Satpol PP dari dalam tas para pelajar. Diantaranya HP, bedak, lipstik, parfum, korek, rokok dan pakaian bebas. Lokasi favorit para pelajar bolos, kebanyakan di taman kota, rental PS, warnet, dan cafe.

"Penertiban ini untuk memastikan bahwa selama jam efektif belajar, para pelajar ini berada di sekolah. Namun kenyataannya, banyak yang bolos di cafe dan main game online. Bahkan para pelajar wanita ini ada yang ketahuan membawa rokok," kata Sekretaris Satpol PP Kota Blitar Hariyanto pada wartawan di kantornya, Kamis (18/1/2018).

Mereka, lanjut Hariyanto, tidak akan diperkenankan pulang sampai ada orang tua yang menanda tangani surat pernyataan.

Barang-barang yang ditemukan di tas para pelajarBarang-barang yang ditemukan di tas para pelajar (Foto: Erliana Riady)

"Tiap anak harus menulis pernyataan di surat pernyataan. Surat itu harus ditanda tangani diknas, orang tua, dan yang bersangkutan. Selama belum lengkap tanda tangan itu mereka gak boleh pulang. Artinya, diknas dan orang tuanya harus datang kesini dulu," tegasnya.

Pengakuan A (14) pelajar kelas 8 SMPN di Kota Blitar, dia sengaja membawa baju bebas karena diajak temannya bolos.

"Baru pertama kali ini diajak temen," katanya saat terciduk razia.

Lain dengan pengakuan TT siswa kls 7 SMPN yang berbeda. "Tadi telat terus ketemu teman lain di jalan. Jadinya ini cuma cangkruk saja di cafe," aku siswa berambut panjang itu bersama empat teman lainnya.

Sementara untuk razia hari ini, dari 14 pelajar yang terciduk, mereka semua sedang asyik main game di warnet. Dari salah satu pelajar yang diamankan HP-nya, petugas mendapati koleksi foto dan film porno di HP siswa kls XII SMAN 2 Kota Blitar.

"Dapat dari kiriman teman itu, bener ," aku Rizki, pelajar bertubuh tambun itu sambil tertawa.

Dengan meningkatnya jumlah pelajar yang terciduk razia, Satpol PP akan menggelar razia rutin setiap hari. Selain itu juga meminta kerjasama dari semua pihak. Mulai orang tua, sekolah sampai dinas pendidikan daerah. (iwd/iwd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini