DetikNews
Kamis 18 Januari 2018, 12:15 WIB

Harga Beras di Bondowoso Naik, Satgas Pangan: Produksi Padi Turun

Chuk S. Widarsha - detikNews
Harga Beras di Bondowoso Naik, Satgas Pangan: Produksi Padi Turun Foto: Chuk S. Widarsha
Bondowoso - Harga beras kian hari selalu mahal diperkirakan hasil pertanian menurun. Akbatnya, petani menaikkan harga jual gabah ke penggilingan padi.

"Hal ini kesimpulan sementara tim evaluasi yang kami turunkan langsung ke tingkat petani," kata Julian Kamdo Waroka, Ketua Satgas Pangan Bondowoso, saat ditemui di lapangan, Kamis (18/1/2018).

Menurut Julian Kamdo Waroka, yang juga menjabat Kasat Reskrim Polres Bondowoso, langkah itu dilakukan untuk menelisik akar persoalan yang sebenarnya, sehingga menyebabkan harga beras terus merangkak naik.

Diungkapkan Julian Kamdo, pihaknya bukan cuma menelisik ke pedagang, distributor dan tempat penggilingan padi. Namun hingga ke tingkat petani. Dari situlah, kesimpulan sementara yang jadi penyebab naiknya harga gabah memang karena menurunnya hasil produksi di tingkat petani.

"Jika biasanya bisa menghasilkan 6-7 ton/hektar, kini hanya kisaran 4 ton," terang Julian Kamdo.

Informasi lain yang didapat, karena produksi gabahnya menurun, maka petani juga menaikkan harga jual gabah ke para pengepul. Dari harga tersebut dipastikan akan naik lagi saat sampai ke tangan pengusaha penggilingan padi.

Salah seorang petani di Maesan, H. Syaiful (47) mengaku jika hasil pertanian pada musim ini turun. Menurunnya produksi gabah dari sawahnya itu bukan hanya karena hama, tapi juga faktor cuaca.

"Normalnya perhektar, saya bisa menghasilkan rata-rata 6 ton. Tapi sekarang cuma 3,5 ton. Itu pun dengan kualitas jelek," terang H. Arifin.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed