Seorang Nelayan Situbondo Hilang Saat Tengah Mencari Ikan

Seorang Nelayan Situbondo Hilang Saat Tengah Mencari Ikan

Ghazali Dasuqi - detikNews
Senin, 15 Jan 2018 19:07 WIB
Seorang Nelayan Situbondo Hilang Saat Tengah Mencari Ikan
Keluarga nelayan yang hilang (Foto: Ghazali Dasuqi)
Situbondo - Seorang nelayan Situbondo hilang di tengah laut. Sinuddin (66), tiba-tiba tak ada di atas perahunya, tak lama setelah pamitan hendak buang hajat di buritan perahu.

Dugaan sementara, korban terjatuh ke laut saat sedang buang hajat. Upaya pencarian langsung dilakukan oleh 9 orang rekannya sesama ABK perahu motor bernama 'Anak Muda'.

Namun sejauh ini jasad nelayan warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, itu tidak kunjung ditemukan. Informasi nelayan hilang ini pun segera dilanjutkan ke pihak terkait.

"Kami baru menerima laporan nelayan hilang itu tadi siang. Kami masih terus berkoordinasi dengan aparat muspika setempat dan pihak terkait lainnya, termasuk Basarnas Jember," kata Koordinator Pusdalops BPBD Situbondo Puriyono, Senin (15/1/2018).

Dari informasi yang dihimpun detikcom, Sinuddin bertolak mencari ikan ke tengah laut, pada Minggu (14/1/2018). Dia menumpang perahu motor jenis seleret bernama 'Anak Muda' bersama 9 ABK nelayan lainnya. Termasuk pemilik sekaligus 'nakhoda' perahu, yakni Endi.

Sekitar pukul 03.00 WIB, para nelayan di atas perahu motor 'Anak Muda' ini mulai menebar jaring di Perairan Si Rondo, jarak sekitar 1 mil dari kawasan Merak, Kecamatan Banyuputih. Saat itu tiba-tiba Sinuddin pamitan ke rekan-rekannya hendak buang hajat di buritan perahu. Namun ditunggu sampai lama, korban tidak kunjung kembali.

Curiga korban terjatuh ke laut, rekan-rekannya pun bergegas melakukan pencarian. Namun, hingga pagi jasad Sinuddin tak kunjung ditemukan, hingga para ABK memutuskan untuk melaporkan kejadian itu kepada keluarga dan pihak terkait.

"Kami masih melihat faktor cuaca untuk melakukan pencarian korban di tengah laut. Kejadian ini sekaligus peringatan bagi nelayan yang lain untuk lebih berhati-hati saat melaut. Faktor cuaca juga harus diperhatikan," imbau Puriyono.

Istri korban, Nurhayati cukup syok mendapat kabar suaminya hilang di tengah laut. Dia berharap, suaminya bisa ditemukan dalam keadaan selamat. (iwd/iwd)
Berita Terkait