DetikNews
Senin 15 Januari 2018, 16:33 WIB

Harga Beras di Pasar Bondowoso Terus Merangkak Naik

Chuk S. Widarsha - detikNews
Harga Beras di Pasar Bondowoso Terus Merangkak Naik Foto: Chuk S. Widarsha
Bondowoso - Harga beras di sejumlah pasar di Bondowoso masih merangkak naik. Kenaikannya hingga Rp 2.000/kg.

Pantauan detikcom di Pasar Wonosari misalnya. Beras kelas medium yang harga normalnya Rp 9.100, menjadi Rp 11.400. Sementara beras primium saat ini mencapai Rp 13.000 dari sebelumnya Rp 10.300/kg.

"Saya dapat dari distributornya memang harganya sudah naik segitu," kata Nurahma (36), seorang pedagang beras di Pasar Wonosari, saat ditemui Senin (15/1/2018).

Sementara salah seorang pedagang beras di Prajekan menyampaikan, kenaikan harga beras terjadi sudah sejak menjelang tahun baru. Bahkan, beberapa hari belakangan malah makin meningkat terus.

"Biasanya menjelang natal dan tahun baru memang naik. Tapi sebentar. Lha ini malah gak turun-turun," aku Ansori (54), seorang pedagang di Prajekan.

Kepala Bulog Sub Divre Bondowoso, saat dikonfirmasi terpisah di kantornya tak menampik melonjaknya harga beras beberapa waktu lalu. Terutama beberapa hari belakangan.

"Padahal, sejak awal bulan Januari ini kami sudah mengadakan operasi pasar, dengan sasaran para distributor," kata Adhekan, Kasub Divre Bulog Bondowoso.

Dijelaskan dia, stok yang dimiliki Bulog Bondowoso sebenarnya aman sekitar 6 bulan ke depan. Sebab, saat ini masih ada stok beras sekitar 12.600 ton. Sedangkan kebutuhan tiap bulan untuk Kabupaten Bondowoso dan Situbondo hanya berkisar 2.000 ton/bulan.

"Oleh sebab itu, kami akan menggandeng Satgas Pangan untuk mencari penyebab naiknya harga beras ini," tandas Adhekan.

Langkah itu dilakukan untuk mencari simpul, faktor apa yang menyebabkan melonjaknya harga di pasaran. Padahal, Bulog sendiri sudah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) sebesar 9.450/kg.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed