DetikNews
Sabtu 13 Januari 2018, 14:30 WIB

Mahasiswa Banyuwangi Diajak 'Melek' Teknologi Mobil Listrik

Ardian Fanani - detikNews
Mahasiswa Banyuwangi Diajak Melek Teknologi Mobil Listrik Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Sejalan dengan kebijakan dan program konservasi energi nasional yang dicanangkan pemerintah Indonesia, mahasiswa Banyuwangi menggelar seminar 'Optimalisasi Energi Listrik untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca dan Pengenalan Mobil Listrik Hemat Energi'.

Menggandeng operator tambang emas Gunung Tumpangpitu, PT Bumi Suksesindo (PT BSI), mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi) menggelar seminar mobil listrik, Sabtu (13/1/2018). Acara ini diikuti ratusan mahasiswa Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi).

Untuk pemateri, perusahaan tambang emas Gunung Tumpang Pitu, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, ini menghadirkan Febri Arwan Nugraha. Seorang ahli kelistrikan, jebolan Abu Dhabi, yang juga karyawan PT BSI, bagian Electrical Mining.

"Dibanding mesin bensin, mesin tenaga listrik jauh lebih hemat dan ramah lingkungan," katanya di hadapan peserta seminar yang bertempat di aula kampus Poliwangi.

Kebutuhan energi terus meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Dari 712 Setara Barel Minyak (SBM) pada tahun 2010, kebutuhan energi diprediksi akan terus meningkat hingga 1.316 SBM pada tahun 2019.

Melalui seminar sekaligus kampanye hemat energi ini, PT BSI berharap dapat menumbuhkan kesadaran mahasiswa untuk berhemat dalam pemanfaatan energi. Lebih jauh lagi, mahasiswa mendapat pengetahuan mengenai pemanfaatan sumber energi terbarukan dan konservasi energi.

"Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program CSR (Corporate Social Responsibility) kami di bidang pendidikan. Kami ingin mengajak para mahasiswa untuk lebih kreatif dalam memahami dan memanfaatkan sumber energi," jelas Manager External Affairs, Yunizar Imamsyah.

Direktur Poliwangi, Son Kuswadi, menyambut baik kegiatan ini. Terlebih, pemerintah selalu mendorong kampus untuk bekerjasama dengan pelaku industri. Salah satunya PT BSI.

"Mobil listrik adalah mobil masa depan, sinergis dengan program konservasi energi nasional," katanya.

"Sebagai tindak lanjut, kita akan mendorong mahasiswa untuk mengembangkan penelitian tentang mobil listrik," imbuh Direktur Poliwangi.

Sementara Mohammad Abdul Aziz, salah satu mahasiswa mengaku cukup mendapat pencerahan dari seminar tersebut. Apalagi, dia bersama mahasiswa teknik lainnya memang terobsesi menciptakan mobil listrik.

"Di sini kita bisa tahu awal pondasi membuat mobil listrik dan kedepan Poliwangi berencana akan riset mobil listrik," ungkap Mahasiswa Semester 3, D3 Teknik Mesin ini.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed