Paslon Basuki-Pudji Dewanto adalah kandidat keempat yang mendaftarkan diri ke kantor KPUD Bojonegoro. Bersama massa pendungkungnya, mereka melakukan pendaftaran, mereka juga dikawal pengurus dua partai yang mengusungnya Gerindra dan PPP.
Dipilihnya pondok Ar Rahmat sebagai titik awal menuju kantor KPUD karena calon bupati Basuki merupakan pengurus pondok serta selama ini juga menjabat sebagai kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro.
Basuki mengatakan ingin menjadi pemimpin Bojonegoro karena selama ini masih banyak yang perlu di benahi diantaranya terkait kemiskinan yang masih tinggi, padahal di Bojonegoro ada proyek migas yang cukup besar.
" Kemiskinan di Bojonegoro itu masih peringkat ke-28 dari 38 Kabupaten di Jawa Timur sehingga ini perlu dikurangi. Apalagi di Bojonegoro ada proyek minyak yang cukup besar," kata Basuki kepada awak media di Kantor KPUD Bojonegoro, Rabu (10/1/2018).
Sementara itu, cawabup Pudji Dewanto berharap tidak ada kampanye hitam yang membuat warga malah tidak simpatik dan akan cederai pesta demokrasi ini.
Proses pendaftaran kandidat pemilukada ini berjalan cukup lancar dan telah diterima oleh pihak KPUD Bojonegoro.
KPUD Bojonegoro sendiri telah menerima empat berkas calon bupati dan wakil bupati. Nantinya berkas ini akan dilakukan verifikasi bersama institusi terkait, dan tahapan selanjutnya akan dilaksanakan tes kesehatan kepada semua para calon bekerjasama dengan IDI Bojonegoro.
"Hingga hari terakhir ini telah ada empat calon yang mendaftarkan semua dari partai politik. Secara persyaratan pendukung semuanya sudah lengkap," ujar Ketua KPUD Bojonegoro Abdim Munif. (iwd/iwd)











































