"Tiap hari bangun tidur nangis, saya kasih susu. Susu habis botolnya dibuang terus nangis, tiap hari seperti itu. Saya juga dengar suara, ini anak grandong. Saya disuruh nggrandong untuk togel padahal tidak dan itu terus seperti itu, suaranya seperti itu," katanya sambil memperagakan korban membuang botol susu dan arah bisikan di telinga kanannya di Polsek Tambaksari, Rabu (10/1/2017).
Panji mengaku mendengar suara gaib tidak sekali, tetapi tiap hari saat menjaga anaknya sewaktu istri bekerja.
Barang bukti yang dikumpulkan polisi (Foto: Zaenal Effendi) |
"Suaranya tidak kelihatan, wajahnya tidak terlihat, cuma telinga yang mendengar setiap hari seperti itu sampai kemarin itu," ungkapnya dengan santai.
Pria yang bekerja sebagai pengamen ini juga mengelak jika dikatakan menganiaya anaknya hingga tewas dengan cara dibanting.
"Kan jatuh terus, ya jatuh sendiri. Kadang saya maju sedikit tiba-tiba jatuh sendiri, menjatuhkan badannya sendiri. Kebanyakan jatuhnya dari kamar tidur. Tiba-tiba seperti itu, kadang benturin kepalanya sendiri. Dan saya tidak (benturin)," ujar Panji. (ze/iwd)












































Barang bukti yang dikumpulkan polisi (Foto: Zaenal Effendi)