Siaga Banjir, Warga Bojonegoro Ramai-ramai Tinggikan Tanggul

Ainur Rofiq - detikNews
Sabtu, 06 Jan 2018 17:32 WIB
Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - Status Sungai Bengawan Solo di wilayah Bojonegoro memasuki siaga hijau. Kondisi ini membuat warga bergotong rotong meninggikan tanggul, karena khawatir tanamannya rusak jika terendam banjir.

Kondisi Bengawan Solo mengalami siaga 1 atau siaga hijau, karena adanya penambahan debet air dari hulu yakni Kabupaten Ngawi dan Ponorogo serta hujan lokal.

Dari pengamatan papan ukur yang ada di Taman Bengawan Solo (TBS), Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, menunjuk pada angka 13.65 pielchall.

"Naiknya debit air Sungai Bengawan Solo ini karena curah hujan di hulu tinggi. Meski baru siaga hijau diharapkan masyarakat waspada karena kondisi saat ini sudah mendung dan prediksi cuaca hari ini hujan," ujar Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo, saat memantau debet air di TBS, Sabtu (6/1/2018)

Sementara itu, sebagaian masyarakat Kedungprimpen, Kecamatan Kanor dan Desa Pucangarum Boureno yang berdekatan Kali Apur Ingas melakukan kerja bakti melakukan penebalan dan penguatan tanggul sungai dengan 2.000 karung berisi tanah.

"Ini kita kerja bakti supaya tanaman padi kita tidak terendam air jika nanti sungai semakin tinggi airnya," tutur Eko, Warga Kedungprimpen Kanor. (bdh/bdh)