Seorang Pemancing Hilang Terhempas Ombak di Laut Selatan

Adhar Muttaqin - detikNews
Kamis, 04 Jan 2018 15:57 WIB
Foto: Istimewa
Trenggalek - Seorang pemancing warga Tulungagung hilang terseret pantai di Kabupaten Trenggalek. Untuk pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Kasubbag Humas Polres Trenggalek, Iptu Supadi, mengatakan, korban yang dinyatakan hilang atas nama Suyono (60), warga Desa/Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung. Polisi mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari teman korbaan.

"Tadi pagi Polsek Watulimo menerima laporan, bahwa korban tersebut hilang setelah terjatuh dari tebing saat memancing di Pantai Kali Uluh, Dusun Damas, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo," kata Iptu Supadi saat dihubungi, Kamis (4/1/2018).

Peristiwa hilangnya korban tersebut berawal saat korban bersama dua rekannya, Suprapto dan Sukarni pada Rabu (3/1) sore berangkat mengolah lahan di kawasan hutan. Di sela-sela pekerjaanya, mereka pergi memancing di bebatuan tebing yang ada Pantai Kali Uluh.

"Saat itu dua rekan korban lokasi mancingnya bersebelahan dengan korban, jadi di kanan dan kirinya tebing. Ketika itu tiba-tiba ada ombak yang cukup besar dan dan kemudian korban ini terjatuh," ujarnya.

Korban pun langsung berteriak minta tolong kepada dua rekannya, namun Suprapto dan Sukarni tidak berani memberikan pertolongan, karena kondisi ombak cukup besar dan berbahaya. Hingga akhirnya korban tenggelam dan terseret ombak.

Sementara hari ini tim gabungan dari Basarnas Trenggalek, Polair Prigi, TNI angkatan laut dan sejumlah nelayan setempat melakukan proses pencarian di laut dan darat.

Aggota Basarnas Trenggalek, Eko Aprianto, mengatakan, untuk penyisiran di laut, pihaknya menggunakan satu unit perahu Basarnas serta satu perahu milik nelayan. Tim gabungan melakukan pencarian mulai dari lokasi kejadian hingga beberapa mil di sekitarnya.

Sedangkan sejumlah warga juga membantu melakukan pencarian dengan menyisir di daratan, utamanya di sekitar lokasi kejadian hingga Pantai Damas.

"Untuk hasilnya sementara masih nihil, saat ini kami hentikan sementara proses pencariannya, karena cuaca mendung. Besok pagi akan kami lanjutkan kembali, semoga bisa segera ketemu," tambahnya. (fat/fat)