Unik, Pria Asal Ponorogo Ini Melukis dengan Ampas Kopi

Unik, Pria Asal Ponorogo Ini Melukis dengan Ampas Kopi

Charolin Pebrianti - detikNews
Selasa, 02 Jan 2018 15:12 WIB
Foto: Charolin Pebrianti
Foto: Charolin Pebrianti
Ponorogo - Imam Subandi (42) sibuk melukis meski matahari sudah terik. Namun lukisannya tidak seperti pada umumnya memakai cat. Imam melukis dengan ampas kopi. Unik!

Warga Jalan Menur, Desa Ronowijayan, Kecamatan Siman, Ponorogo, ini mengaku melukis tidak harus mahal.

"Melukis tidak harus mahal, bisa menggunakan bahan yang ada di sekitar kita. Salah satunya ampas kopi," tutur Imam kepada detikcom saat ditemui di kediamannya, Selasa (2/1/2017).

Menurutnya, meski lukisannya terbuat dari ampas kopi, dia menjamin lukisannya tahan lama hingga bertahun-tahun. "Soalnya ampas kopi itu dicampur sejenis plitir air supaya awet," terangnya.

Ampas yang digunakan Imam pun tak boleh sembarangan, harus bertekstur halus dan warnanya pekat. "Malah jika pesanan banyak, saya tak segan meminta ampas kopi ke warung milik teman saya," jelasnya.

Sementara untuk satu lukisan, Imam membanderol mulai Rp 500 ribu-Rp 2 juta tergantung tema. Namun, Imam lebih menyukai lukisan bertemakan sejarah, politik dan memiliki pesan moral.

Selama ini hasil karya Imam dijual ke luar Kota Ponorogo. Mulai dari Madiun, Solo, Yogyakarta, Surabaya dan Sumatera.

"Satu cangkir ampas kopi biasanya untuk 2-3 lukisan," tambahnya.

Lukisan kopi ini, lanjut Imam, tidak setiap hari dia produksi. Melainkan jika ada inspirasi baru barulah tergerak untuk melukis. "Saya ingin membagikan pengalaman jika melukis tidak melulu dengan cat dan kanvas, tapi juga bisa pakai ampas kopi," pungkasnya. (fat/fat)