Sensasi Minum Kopi Luwak Bareng Binatang Aslinya

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 29 Des 2017 16:17 WIB
Foto: Ardian Fanani
Banyuwangi - Minum kopi luwak bersama relasi itu sudah biasa. Namun bagaimana rasanya jika minum kopi sambil ditemani binatang luwak (musang)? Sensasi ini hanya bisa didapatkan di Banyuwangi.

Di Cafe Ijen Isun, yang berada di Jalan Raya Ijen, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, tepat di kaki Gunung Ijen ini, pengunjung bisa menikmati kopi sambil ditemani luwak sekaligus berswafoto dengan hewan berjenis musang ini.

Cafe yang juga dilengkapi dengan ornamen kuno Suku Using ini, bisa jadi refensi bagi wisatawan yang ingin menghabiskan libur panjang dan Tahun Baru.

Seekor luwak sengaja disiapkan untuk menemani pengunjung saat menikmati kopi. Penyajian kopi secara unik ini, ternyata mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Foto: Ardian Fanani

Bahkan tingkah laku hewan mamalia ini sangat lucu ini memancing daya tarik tersendiri bagi pengunjung untuk berswafoto.

"Kalau hanya minum kopi luwak sudah biasa. Tapi kalau ditemani luwak keren. Harusnya ini dijual mahal. Kopinya sudah mahal apalagi ditemani luwak," ujar Sahri, wisatawan dari Jakarta kepada detikcom, saat ditemui di Cafe Ijen Isun, Jumat (29/12/2017).

Foto: Ardian Fanani

Tak perlu khawatir, luwak yang menemani minum kopi itu sudah jinak. Luwak tersebut dilatih khusus agar tak takut dengan manusia. "Sudah jinak. Sudah 3 tahun katanya dijinakkan. Dan kita bisa pegang sambil peluk luwaknya. Kayak boneka halus bulunya," ujar Endah, salah satu wisatawan dari Jakarta.

Sementara itu pengelola Cafe Ijen Isun, Utomo Dauwis mengatakan, konsep ini sudah disiapkan beberapa tahun lalu. Pengunjung bisa menikmati kopi sambil melihat luwak makan biji kopi di sekitar cafe. Tak hanya itu, luwak yang jinak bisa diajak bercanda dan foto bersama dengan pengunjung.

"Kita sudah siapkan ini jauh hari. Minum kopi lihat luwak makan kopi. Unik dan mungkin tidak ada di Cafe lain," tambahnya.

Tak hanya itu, selain sensasi minum kopi luwak, cafe ini juga menawarkan suasana khas Banyuwangi. Mulai rumah, dapur, masakan hingga ornamen khas Using. "Semua yang kita tawarkan khas pedesaan. Khas Using dan lokasi kami dekat dengan kota Banyuwangi sekitar 8 kilometer," pungkasnya. (bdh/bdh)