Gedung PCNU Diresmikan, Bupati Anas: Pusat Aktivitas Anak Muda

Gedung PCNU Diresmikan, Bupati Anas: Pusat Aktivitas Anak Muda

Ardian Fanani - detikNews
Kamis, 21 Des 2017 20:35 WIB
Gedung PCNU Diresmikan, Bupati Anas: Pusat Aktivitas Anak Muda
Saat Bupati Anas dan KH Mutawakkil Alallah meresmikan gedung PCNU Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi - Gedung Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi yang berada di Jalan Ahmad Yani diresmikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Timur KH Muhammad Hasan Mutawakkil Alallah. Bupati Anas mengharapkan gedung ini menjadi pusat aktivitas positif kalangan anak muda.

"Lokasi gedung ini cukup strategis. Ini perlu menjadi salah satu pusat aktivitas anak muda untuk melakukan berbagai kegiatan positif," ujarnya saat melakukan peresmian gedung yang beralamat di Jalan Ahmad Yani, Nomor 59 itu, Kamis (21/12/2017).

Aktivitas yang dilakukan, lanjut Anas, tidak hanya berisi kegiatan keagamaan, tapi juga aktivitas pelatihan dan lain sebagainya. "Nanti, kegiatannya tidak hanya pengajian, bisa diisi juga dengan pelatihan, workshop atau lainnya," terangnya.

Menurut Anas, saat ini Pemkab Banyuwangi memiliki 400 paket pelatihan yang diperuntukkan untuk masyarakat. Jika paket tersebut, dapat dikolaborasikan dengan berbagai ormas, seperti halnya NU, menurutnya, akan mampu memberikan dampak yang lebih besar.

"Program pelatihan yang disediakan Pemda, jika dikolaborasikan dengan NU dampaknya akan lebih besar. Gedungnya ada, asramanya ada, jadi pelatihannya bisa lebih efektif dan efisien," ujarnya.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Ketua PWNU Jawa Timur KH. Mutawakkil Alallah. Menurutnya, NU sebagai organisasi diniyah (keagamaan) sekaligus ijtimaiyah (sosial), harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat.

"Gedung NU sangat baik jika bisa menjadi tempat yang memberikan dampak positif, baik dalam hal keagamaan maupun dalam sosial," ungkapnya.

Kiai yang berasal dari Probolinggo tersebut juga mengapresiasi kolaborasi antara PCNU Banyuwangi dengan Pemkab Banyuwangi. Hubungan yang harmonis antara umara (pemimpin) dan ulama di Banyuwangi patut dicontoh oleh daerah lainnya.

"Sinergi yang dibangun oleh Mas Anas (sebutan karib Bupati Banyuwangi) dengan NU ini, tidak boleh hanya berhenti di Banyuwangi, tapi juga harus bisa dinikmati oleh NU, NU lainnya di Jawa Timur," cetusnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Banyuwangi KH Masykur Ali menyambut baik dorongan tersebut. "Saat ini, gedung ini memang dikelola oleh anak-anak muda. Kami mengarahkan mereka untuk bisa melakukan berbagai kegiatan yang produktif. Hampir setiap pekan ada kegiatan. Ada ngaji kitab, siaran, pelatihan, dan juga seminar," tuturnya.

Gedung PCNU Banyuwangi sendiri telah ada sejak tahun 1961. Akan tetapi, baru dibangun secara permanen pada 1980-an. Pada 2010, di masa awal kepemimpinan Bupati Anas, gedung lama kembali direnovasi. Secara bertahap pembangunan gedung seluas 240 Meter Persegi itu, mulai dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya. Pada 2016, dibangun aula yang cukup representatif. Dan, pada 2017 ini, dibangun asrama penginapan dua lantai.

"Selain untuk kantor, gedung ini juga dilengkapi musala, aula pertemuan, ruang meeting, dan asrama," pungkas Kiai Masykur. (iwd/iwd)
Berita Terkait