"Hujannya sejak kemarin siang. Longsornya tadi malam dan menimpa 4 rumah di dua kecamatan," jelas Ketua Tim Reaksi Cepat Mohamad Wahid saat dihubungi detikcom, Kamis (21/12/2017).
Di Desa/Kecamatan Gemarang, jelas Wahid, ada 3 rumah yang rusak. Yakni rumah milik Narti RT 35, yang menimpa rumah induk dan dapur. Selain itu rumah Hambali di RT 36, juga menimpa ruang induk dan rumah Sidem di RT 33 Dusun Beji. Selain menimpa ruangan induk, dinding roboh dan dua tiang rumah patah.
Longsor di Madiun timpa rumah warga/ Foto: Istimewa |
Sementara satu rumah lagi milik Darno warga Dusun Gligi, Desa Kepel RT 03/04 Kecamatan Kare. Kondisi rumah rusak parah sehingga mengungsi ke rumah tetangga. Kempat rumah tersebut terrtimpa tanah tebing setinggi sekitar 10 meter Pegunungan wilis.
Wahid menambahkan potesi longsor susulan masih bisa terjadi. Mengingat retakan tanah masih muncul sekitar lokasi longsor. Untuk evakuasi saat ini dilakukan puluhan tim BPBD Kabupaten Madiun.
"Potensi longsor masih ada mengingat masih ada retakan tanah sehingga warga harus waspada," pungkas Wahid. (fat/fat)












































Longsor di Madiun timpa rumah warga/ Foto: Istimewa