General Manager ASDP Ketapang Elvi Yoza mengatakan, sejak dua hari terakhir dari pantauan di areal parkir pelabuhan ada peningkatan pada jumlah armada bus. Di hari biasa, jumlah bus yang menyebrang di kisaran 150 hingga 160 unit, meningkat berkisar 200 bus. Sedang untuk mobil keluarga masih terpantau normal, begitupun juga dengan volume kendaraan roda dua.
"Jadi saya lihat memang ada kenaikan untuk bus pariwisata. cuma tidak signifikan dan mengalir. Kami lihat di kisaran 200 bus perhari," kata Elvi saat ditemui dikantor ASDP Ketapang, Rabu (20/12/2017).
Sedangkan, untuk mempersiapkan libur Nataru 2017, pihaknya mengaku telah mempersiapkan sejumlah fasilitas penumpang di sekitar areal pelabuhan dan di kapal. Selain itu, untuk libur Natal kali ini, dirinya menyiasati lonjakan penumpang yang diprediksikan akan terjadi pada tanggal 22 dan 23 dengan pengetatan waktu perjalanan kapal.
Lonjakan penumpang karena libur natal dan tahun baru (Foto: Ardian Fanani) |
"Untuk antisipasi lonjakan penumpang trip nya kami tambah, dengan cara waktunya yang kami persempit. Karena kalau menambah kapal maka waktu sandar, bongkar muat antrenya akan nambah juga yang akhirnya akan memakan banyak waktu," katanya menjelaskan.
Elvi menambahkan, pihaknya akan tetap mempertahankan 32 kapal feri atau dalam kondisi ready. Selain itu, pihaknya berharap agar cuaca hingga usai libur Nataru tidak terlampau ekstrem.
"Di Bali saat ini juga masih gonjang-ganjing Gunung Agung. Jadi prediksi kami penumpang naik rata-rata 5 persen," ujarnya.
Sementara itu, Manager Usaha PT ASDP Ketapang, Ardhi Ekapati menambahkan, prediksi puncak liburan Natal dan tahun baru diperkirakan jatuh pada Sabtu (22/12) mendatang.
"Unuk arus puncak, prediksi kami akan terjadi pada tanggal 22 Desember karena tanggal 25 Natal hari senin, 26 sudah cuti bersama, sedangkan arus balik tahun baru 2018, diprediksi tanggal 1 dan 2 Januari karena bertepatan karyawan kembali melakukan aktivitas bekerja kembali," tambahnya. (iwd/iwd)












































Lonjakan penumpang karena libur natal dan tahun baru (Foto: Ardian Fanani)