DetikNews
Senin 18 Desember 2017, 21:51 WIB

Bupati Pamekasan Non Aktif Divonis 2 Tahun 8 Bulan Penjara

Rois Jajeli - detikNews
Bupati Pamekasan Non Aktif Divonis 2 Tahun 8 Bulan Penjara 4 terdakwa saat disidang di Pengadilan Tipikor (Foto: istimewa)
Surabaya - Terdakwa kasus korupsi, Bupati Pamekasan non aktif Achmad Syafii menjalani sidang vonis di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Syafii divonis 2 tahun 8 bulan penjara.

"Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama dua tahun dan delapan bulan penjara," kata Hakim Tahsin saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jalan Juanda, Sidoarjo, Senin (18/12/2017).

Syafii dinyatakan terbukti bersalah melakukan gratifikasi pada kasus pengamanan penyelewengan dana Desa Dassok kepada Rudi Indra Prasetya (saat itu menjabat Kepala Kejari Pamekasan), sebesar Rp 250 juta. Kesalahannya yakni melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a dan b Undang-Undang tentang Tipikor.

Selain memvonis hukuman penjara 2 tahun 8 bulan, majelis hakim juga meminta terdakwa Achmad Syafii untuk membayar denda sebesar Rp 50 juta, subsider kurungan 1 bulan. Hakim juga mencabut hak politik terdakwa.

Syafii yang pernah menjadi politisi DPR RI dari Fraksi Demokrat ini bisa menggunakan haknya memilih atau dipilih, tiga tahun setelah bebas dari hukuman penjara.

"Saya pikir-pikir," ujar terdakwa Achmad Syafii saat menjawab pertanyaan dari hakim Tahsin.

Vonis Bupati Pamekasan non aktif ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni, hukuman penjara 4 tahun, denda Rp 100 juta, serta mencabut hak politik terdakwa selama 5 tahun.

Selain memvonis Achmad Syafii. Hakim Pengadilan Tipikor juga memvonis ketiga terdakwa lainnya, Noes Solehhuddin (Kasubag Umum dan Kepegawaian Pemkab Pamekasan), Sutjipto (Kepala Inspektorat Pemkab Pamekasan), Agus Mulyadi (Kepala Desa Dassok).

Terdakwa Noer divonis 1 tahun penjara. Sutjipto divonis 1 tahun 4 bulan penjara. Agus divonis 1 tahun 8 bulan penjara.

Kasus ini berawal saat Kepala Desa Dassok Agus Mulyadi dilaporkan LSM ke Kejaksaan Negeri Pamekasan atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan di Desa Dassok, yang menggunakan dana desa senilai Rp 100 juta.

Namun Agus Mulyadi, Bupati Pamekasan Achmad Syafii, dan Kepala Inspektorat Pamekasan Sutjipto malah memberikan suap kepada Kajari Pamekasan Rudy Indra Prasetya. Uang suap diberikan Rp 250 juta dengan maksud agar laporan tersebut tidak ditindaklanjuti.

Lima orang tersebut pun terkena operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK di Pamekasan, Jawa Timur, pada Rabu (2/8).

Agus diduga sebagai pemberi suap, sedangkan Sutjipto dan Noer diduga sebagai perantara suap. Adapun Rudy sebagai penerima suap. Peran Achmad dalam kasus ini sebagai pihak yang menganjurkan untuk memberikan suap.
(roi/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed