DetikNews
Rabu 13 Desember 2017, 13:22 WIB

Jelang Natal, Hiswana Migas Blitar Permintaan Elpiji 3 Kg Naik 10%

Erliana Riady - detikNews
Jelang Natal, Hiswana Migas Blitar Permintaan Elpiji 3 Kg Naik 10% Foto: Erliana Riady
Blitar - Hiswana Migas Korda Blitar memprediksi kenaikan permintaan elpiji 3 kg jelang Natal sekitar 10%. Pihaknya menjamin ketersediaan stok selama libur panjang Natal dan Tahun baru berlangsung.

"Bahkan untuk stok jelang Natal, kami telah kirim dobel droping pada tanggal 11 dan 12 kemarin, khusus untuk elpiji 3 kg. Jadi stok aman jika ada kenaikan permintaan. Biasanya sih tidak banyak kenaikan, hanya sekitar 7 sampai 10% saja," kata Koordinator Daerah Hiswana Migas Wilayah Blitar Raya, Yani Budi Sarwono saat dihubungi, Rabu (13/12/2017).

Selama ini, lanjut Yani, kebutuhan elpiji 3kg untuk Kabupaten Blitar 870.320 tabung per bulan. Sedangkan untuk wilayah Kota Blitar, kebutuhan/bulan mencapai 155.370 tabung.

"Di Blitar ada tiga stasiun pengisian Elpiji. Biasanya para agen akan mendapat droping elpiji dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) yang terdekat dengan wilayahnya. Masing-masing SPBE Garum, Jalan Imam Bonjol dan SPBE di Jimbe Kademangan. Makanya saya jamin stok tetap aman karena lokasi pengisian relatif berdekatan," jelas Yani.

Menurut Yani, dari 12 agen elpiji 3 kg di Blitar Raya ini, masing-masing agen tingkat kebutuhannya bervariasi.

"Tidak sama antara agen satu sama lainnya. Tapi kalau dihitung, rata-rata kebutuhan tiap agen sekitar 20 ribu tiap hari," paparnya.

Satu diantara agen elpiji 3 kg di Blitar, PT Petro Jaya Gas, mengaku pihaknya memang sudah mendapat kiriman dobel untuk antisipasi kenaikan permintaan jelang Natal dan Tahun Baru ini.

"Sudah ada kiriman dobel sekitar 50 ribu tabung," kata Manager PT Petro Jaya Gas, Rahardian Eka Priyanto.

Dalam waktu sehari, PT Petro Jaya Gas memasok sekitar 24.000 biji - 25.000 biji elpiji 3 kg ke masyarakat.

"Tambahan pasokan elpiji mulai kami droping ke masyarakat hari ini dan besok," kata Rahadian.

Untuk harga, kata Rahadian, masih relatif normal. Harga elpiji 3 kg di tingkat agen Rp 14.500/ tabung. Sedangkan harga eceran di toko sekitar Rp 16 ribu-Rp 17.000. Ia pun juga meminta masyarakat tidak khawatir dengan stok elpiji.

Sementara beberapa pengecer yang ditemui detikcom di tiga lokasi menyatakan, dalam tiga bulan ini jatah elpiji 3kg yang mereka jual dikurangi separuh. Tiga lokasi itu adalah sekitar Jalan Ciliwung, Majapahit dan A. Yani.

"Tidak susah dapatnya, hanya jatahnya dikurangi sejak tiga bulan lalu. Kalau biasanya saya dapat 25, tapi sekarang hanya 15 sampai 17 tabung," kata pemilik toko daerah Jalan Majapahit, Is (45).

Pengakuan serupa juga disampaikan pemilik warung wilayah Kepanjenlor, Mulyani.

"Tidak tahu kenapa, tapi memang saya jatahnya dikurangi separuh juga. Biasanya saya dijatah 30, sekarang tinggal 16 tabung," katanya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed