Saat Pengguna Knalpot Brong Terjaring Razia, Pasrah Motor Ditahan

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Selasa, 12 Des 2017 17:23 WIB
Salah satu motor yang terjaring razia karena berknalpot brong (Foto: istimewa)
Gresik - Polisi menggelar razia knalpot brong di Terminal Bunder, Gresik. Sejumlah pengguna motor berknalpot brong terkena razia. Mereka yang terkena razia, motornya ditahan.

"Motor kami tahan sampai pemilik motor datang dan mengganti knalpot brongnya dengan knalpot standar," ujar Kasat Lantas Polres Gresik AKP Wikha Ardilestanto kepada wartawan di sela melakukan operasi, Selasa (12/12/2017).

Salah satu pengendara motor yang terjaring razia adalah Alex Yunani, salah seorang pelajar. Alex kaget saat ia dan teman yang diboncengnya dihentikan polisi. Alex baru sadar dengan kesalahannya setelah diterangkan oleh salah satu polisi.

Yamaha Jupiter nopol W 6242 JB yang digunakan Alex memang berknalpot brong. Untuk membuktikan kesalahannya, Alex diminta menggeber gas motornya. Dan memang suara yang dihasilkan knalpot yang digunakan Alex begitu keras. Dengan terpaksa Alex merelakan motornya ditahan.

"Saya bingung pulang naik apa karena hanya itu motor saya," keluh Alex.

Motor pelajar ini juga menggunakan knalpot brongMotor pelajar ini juga menggunakan knalpot brong (Foto: istimewa)

Pengendara motor lain yang juga ditilang adalah Agus. Agus juga tak menyangka akan ditilang. Agus mengakui bahwa knalpot yang dipasang di Yamaha Byson W 3575 JQ miliknya bukan knalpot asli.

"Ini memang bukan yang asli. Yang asli disimpan di rumah. Kalau disuruh mengganti yang asli, saya siap," kata Agus kepada polisi.

Namun polisi tetap menahan motor Agus. Polisi ingin Agus datang kembali dengan knalpot yang standar. "Harusnya SIM atau STNK saj ayang ditahan, jangan motor yang ditahan. Pasti saya ganti kok knalpotnya dengan yang asli," kata Agus.

Selain mereka berdua, polisi juga menahan lima motor lain yang juga berknalpot brong. Wikha mengatakan bahwa razia ini terus dilakukan hingga jelas tahun baru. Knalpot brong, kata Wikha, adalah salah satu sumber suara yang menganggu warga.

"Razia ini sebagai shok terapi agar tidak menggunakan knalpot brong. Kami ingin warga nyaman dan aman saat menikmati natal dan tahun baru," tandas Wikha. (iwd/fat)