Wali Kota Risma Diminta Segera Selesaikan Masalah di RPH

Zaenal Effendi - detikNews
Selasa, 12 Des 2017 17:13 WIB
Foto: Istimewa
Surabaya - Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Rumah Potong Hewan (PD RPH) Surabaya ingin Wali Kota Tri Rismaharini segera turun tangan.

Alumni Universitas Airlangga menuding dua direktur di RPH telah melakukan perbuatan di luar kewenangannya. Sebelumnya, ia juga secara resmi melaporkan dua direkturnya tersebut ke Wali Kota Risma.

Dua direktur yang dilaporkan ke wali kota adalah Direktur Keuangan dan Administrasi Romi Wicaksono serta Direktur Jasa dan Niaga Bela Bima.

"Keduanya sudah melakukan perbuatan di luar kewenangan sehingga secara sengaja melakukan pelanggaran perda dan perwali Kota Surabaya," kata Teguh saat dikonfirmasi, Selasa (12/12/2017).

Teguh mencontohkan kesalahan yang dilakukan kedua direkturnya diantaranya penandatanganan surat tentang kebijakan operasional yang bernomor 054/IX/Int-UR/RPH Surya/2017 tertanggal 25 September 2017.

"Surat ini ditandatangani keduanya tanpa sepengetahuan saya," ungkapnya.

Tak hanya itu, kesalahan lain juga diungkapkan Teguh, adanya Surat Perintah Mengeluarkan Uang (SPMU) yang ditanda tangani kedua direktunya mulai 20 September hingga 6 November 2017.

"Saya mengetahui uang itu dicairkan sebelum ditandatangani. Dengan ini, saya melepaskan tanggungjawab atas segala resiko hukum yang timbul atas pencairan uang yang dilakukan kedua direktur itu," ujar Teguh.

Ia juga mengungkapkan, sejak menjabat sebagai Dirut PD RPH telah terjadi penurunan kinerja yang diduga adanya perubahan jam kerja oleh kedua direktur yang dilaporkan ke Wali Kota Risma dengan nomor surat 093/Xeks.Op/RPH Surya/2017.

"Harusnya perubahan jam operasional rumah daging mendapat persetujuan dari saya selaku dirut," kata Teguh.

Ia pun berharap Wali Kota Risma bisa menindaklanjuti laporan yang dikirim pada 15 November 2017 lalu itu.

"Harapannya ya bisa sesegera mungkin ada kebijakan sehingga masa depan RPH makin cerah," harap dia. (ze/bdh)