DetikNews
Selasa 12 Desember 2017, 14:35 WIB

Razia Rumah Kost di Kota Blitar, 8 Pasangan Mesum Terciduk

Erliana Riady - detikNews
Razia Rumah Kost di Kota Blitar, 8 Pasangan Mesum Terciduk Foto: Erliana Riady
Kota Blitar - Delapan pasangan bukan suami istri diamankan petugas gabungan Pemkot Blitar. Dari delapan pria dan wanita tersebut, satu diantaranya masih berusia 17 tahun.

Mereka diamankan dari tujuh lokasi rumah kost di Kecamatan Sananwetan dan Sukorejo. Diantaranya rumah kost di Jalan Nias, Pramuka, Cemara, Brigjen Katamso, Imam Bonjol, Bali, Sumatra dan A Yani.

"Razia kost selama dua hari ini menyasar ke tujuh titik. Kami temukan delapan pasangan bukan suami istri dalam satu kamar kost. Satu diantaranya wanita berusia 17 tahun tapi sudah tidak sekolah," kata Kepala Bidang ketertiban umum dan perlindungan masyarakat Satpol PP Kota Blitar Ronny Yoza Pasalbessy saat dihubungi, Selasa (12/12/2017).

Selain wanita di bawah umur, lanjut Roni, petugas gabungan juga mendata seorang mahasiswi asal Lampung.

"Tujuh pasang itu semua warga Kabupaten Blitar, satu pasang merupakan warga Kediri. Hanya satu mahasiswi asal Lampung bersama kekasihnya, katanya mereka sudah mau menikah," papar Roni.

Menurut Roni, mereka diamankan karena berada di kamar kost wanita. Saat ditanya kartu identitasnya, ternyata menunjukkan mereka bukan pasangan suami istri. Apakah rumah kost itu memang menyewakan untuk penghuni cewek bercampur dengan penghuni kost cowok?

"Cowoknya yang datang ke kostan cewek. Ditanya kenapa di dalam kamar, semua jawabnya ya dolan (main)," ucapnya.

Dalam sepekan ini, petugas gabungan akan intensif melakukan razia, utamanya di rumah kost. Tujuannya untuk menjaga kondusifitas jelang Natal dan Tahun Baru.

"Razia ini dalam rangka menciptakan suasana aman kondusif jelang Natal dan Tahun Baru. Bersama jajaran samping seperti kecamatan, catatan sipil, disperindag, polres dan denpom. Giat akan terus kami lakukan sampai Natal," paparnya.

Sementara, ke delapan pasangan ini dibawa ke kantor satpol PP untuk didata. Mereka diwajibkan mencari surat keterangan dari kelurahan asal masing-masing. Surat keterangan itu yang dipakai untuk mengambil KTP mereka yang diamankan di kantor Satpol PP Kota Blitar.

Selama ini memang banyak laporan dari masyarakat yang masuk ke Satpol PP terkait penghuni rumah kos yang sering memasukkan tamu lawan jenis ke dalam kamar.

Dengan adanya keluhan masyarakat itu, pihak Satpol PP Kota Blitar, melakukan razia cipta kondisi. Tidak hanya menyasar pasangan bukan suami istri, namun juga miras dan hotel.

"Tidak hanya pasangan bukan suami istri, tapi nanti petugas juga akan merazia hotel dan kafe-kafe yang menyediakan miras," pungkasnya.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed