Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tulungagung AKP Wisnu Setiyawan Kuncoro mengatakan, kecelakaan terjadi di perlintasan Desa Ketanon Kecamatan Kedungwaru Kabupaten Tulungagung
Menurutnya, saat itu Panther bernopol AG 1712 SH yang dikemudikan Hadi Mustofa, warga Dusun Ngasem, Desa Rejomulyo Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri hendak melewati perlintasan dari arah barat.
"Kebetulan di perlintasan memang tidak ada palang pintu, namun pada saat mobil mau melintas itu warga sudah meneriaki agar berhenti karena ada kereta, namun mobil tetap jalan," katanya, Senin (11/12/2017).
Akibatnya Panther tersambar rangkaian KA Gajayana Nomor Loko CC 2061366 yang dimasinisi Irfan Julianto, hingga mengalami kerusakan parah pada bagian belakang. Sedangkan pengemudi Hadi Mustofa dan istrinya Dyah Praseytawati langsung dilarikan ke RSUD dr Iskak Tulungagung guna mendapatkan pertolongan medis.
Kondisi mobil yang tertabrak kereta (Foto: istimewa) |
"Kalau untuk pengemudi tidak apa-apa, namun untuk sang istri dari informasi terakhir yang kami terima, kondisi kesehatannya menurun karena mengalami pendarahan di otak," ujarnya.
Wisnu menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara, pengemudi mobil mengakui kurang konsentrasi saat hendak melewati perlintasan, karena mengobrol dengan istrinya. Sehingga tidak mendengar peringatan dan teriakan dari warga sekitar.
"Saat ini kendaraan sudah kami amankan di Unit Laka Lantas Polres Tulungagung. kami mengimbau agar masyarakat berhati-hati saat melewati perlintasan kereta api," imbuhnya. (iwd/iwd)












































Kondisi mobil yang tertabrak kereta (Foto: istimewa)