DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 19:03 WIB

Jalur Penyelamat Pacet-Cangar Ditargetkan Rampung Akhir 2017

Enggran Eko Budianto - detikNews
Jalur Penyelamat Pacet-Cangar Ditargetkan Rampung Akhir 2017 Program pembangunan jalur penyelamat mencapai 50 % (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Pembangunan jalur penyelamat di kawasan wisata Pacet (Mojokerto)-Cangar (Kota Batu) menghabiskan anggaran Rp 460 juta. Fasilitas untuk mencegah kecelakaan akibat rem blong ini ditargetkan tuntas akhir Desember 2017.

"Pengerjaan sudah mulai sekitar sebulan, akhir tahun ini sudah harus selesai semua," kata Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Nopta Histaris Suzan saat dihubungi detikcom, Kamis (7/12/2017).

Kaur Bin Ops (KBO) Sat Lantas Polres Mojokerto Iptu Nur Rosyid menjelaskan, jalur penyelamat dibangun di dua titik, yakni di tikungan Gotekan, Pacet, dan turunan curam serta tikungan tajam sekitar 100 meter di atasnya. Di kedua titik jalur provinsi ini kerap terjadi kecelakaan tunggal akibat rem blong, khususnya kendaraan matic.

"Jalur penyelamat di tikungan Gotekan sifatnya sementara karena lahan yang ditempati milik warga setempat," ujarnya.

Pembangunan kedua jalur penyelamat ini, lanjut Rosyid, dikerjakan oleh Dinas PU Bina Marga Jatim. Masing-masing jalur dibangun dengan panjang 30 meter dan dibuat menanjak dengan ketinggian maksimal 7 meter.

Pembangunan jalur penyelamat ini ditargetkan tuntas akhir Desember 2017Pembangunan jalur penyelamat ini ditargetkan tuntas akhir Desember 2017 (Foto: Enggran Eko Budianto)

Permukaannya ditaburi batu kerikil sehingga bisa menghambat laju kendaraan yang mengalami rem bolong. Jalur penyelamat ini dibangun di kiri jalan dari arah Cangar menuju ke Pacet.

"Anggaran per titik jalur penyelamat Rp 230 juta," ungkapnya.

Pembangunan jalur penyelamat yang dirintis Kasat Lantas Polres Mojokerto sebelumnya, AKP Wikha Ardilestanto, ini direalisasikan menyusul kerap terjadi kecelakaan tunggal akibat kendaraan wisatawan mengalami rem blong. Pasalnya, jalur provinsi ini didominasi turunan curam dan tikungan tajam.

Saat hari libur, jalur ini ramai dilalui wisatawan, baik yang berkunjung ke kawasan Pacet, Cangar, maupun ke Kota Batu. Rem blong biasa terjadi akibat sistem pengereman kendaraan yang terbakar saat melalui turunan yang curam.

"Saat ini progres pembangunan jalur penyelamat sudah di atas 50 persen, akhir Desember sudah tuntas sehingga tahun depan sudah bisa difungsikan," tandas Rosyid.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed