DetikNews
Senin 27 November 2017, 16:35 WIB

DPRD Trenggalek Sahkan APBD 2018, Defisit Rp 24,7 Miliar

Adhar Muttaqin - detikNews
DPRD Trenggalek Sahkan APBD 2018, Defisit Rp 24,7 Miliar Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - DPRD Trenggalek mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2018 menjadi APBD, senilai Rp 1,78 triliun.

Pengesahan APBD dihadiri langsung Bupati Trenggalek Emil Elestianto Dardak dan Wakil Bupati Mochammad Nur Arifin, dengan tingkat kehadiran anggota dewan mencapai 39 orang.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Trenggalek, Agus Cahyono mengatakan, dalam APBD 2018 tersebut jumlah anggaran pendapatan yang disahkan sebesar Rp 1,75 triliun. Sedangkan pendapatan pemerintah daerah diproyeksikan sebesar Rp 1,78 triliun.

"Sehingga APBD Trenggalek 2018 mengalami defisit sebesar Rp 24,702 miliar," katanya, Senin (27/11/2017).

Menurutnya, proses pembahasan APBD Trenggalek tersebut berjalan cukup panjang, karena di tengah pembahasan, pihaknya menerima informasi menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat. Akibatnya Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Trenggalek dan Banggar DPRD harus melakukan rasionalisasi sejumlah program maupun belanja daerah.

"Tapi kalau kita nilai dari RPJMD, pelaksanaan APBD Trenggalek masih cukup linier dan rata-rata memenuhi target. Bahkan untuk tahun ini PAD (Pendapatan Asli Daerah) ditergetkan naik menjadi Rp 199 miliar.

Sementara itu Bupati Trenggalek, Emil Elestianto Dardak mengakui, menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat cukup berpengaruh terhadap realisasi sejumlah program pembangunan yang telah dicanangkan oleh pemerintah daerah.

"Pada awalnya kami berharap Rumah Sakit Pratama Panggul langsung jadi besar, tapi dengan kondisi keterbatasan anggaran, maka kami bagi menjadi beberapa tahapan. Pembangunan Pasar Pon juga kami sesuaikan," ujar Emil yang juga bacawagub Khofifah Indar Parawansa.

Meski demikian, Emil mengklaim sejumlah program pembangunan bisa diwujudkan di tahun 2018 mendatang. Beberapa di antaranya pembangunan Taman Teknologi Pertanian (TTP), Pembangunan Techno Park Atsiri di Bendungan dan beberapa program lainnya.

"Communal Branding untuk produk UMKM dan Trenggalek Gemilang juga harus terwujud. Kemudian program Gertak yang sudah mulai menunjukkan hasil akan terus kami kembangkan," jelasnya.

Emil menambahkan, tahun 2018 mendatang, pemerintah daerah juga akan melakukan pembangunan sejumlah ruas jalan utama yang kondisinya mengalami kerusakan. Pembangunan tersebut akan dilakukan dengan melihat skala prioritas dengan melihat tingkat kebutuhan masyarakat.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed