Mahasiswi UIN Sunan Ampel Tewas Tersetrum saat Banjir

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Jumat, 24 Nov 2017 17:59 WIB
Rumah tempat koban kos (Foto: istimewa)
Surabaya - Seorang mahasiswa meninggal setelah tersetrum saat banjir menggenangi kosnya. Mahasiswa tersebut meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Korban adalah Zakiyatus Shawa (19), warga Desa Silir, Wates, Kediri. Korban tercatat sebagai mahasiswa Universitas Islam Negeri Surabaya (UINSA). Di Surabaya, korban kos di Wonocolo parik kulit gang III.

"Kejadiannya tadi siang sekitar pukul 13.00 WIB," ujar Kapolsek Wonocolo Kompol Budi Nurtjahjo dalam pesannya kepada detikcom, Jumat (24/11/2017).

Kamar kos korbanKamar kos korban (Foto: istimewa)
Saat itu, kata Budi, hujan turun dengan derasnya. Air hujan pun masuk ke kos. Mendapati itu, semua anak kos mencabuti semua peralatan elektronik yang tertancap di listrik, termasuk korban.

Korban saat itu berniat mencabut charger laptopnya yang masih tertancap di colokan listrik. Saat menyetuh ujung charger, korban tiba-tiba terkulai lemas namun tangannya masih menempel pada kabel charger.

Teman-temannya kaget. Salah seorang teman korban berusaha menolong. Namun teman itu juga ikut tersetrum, namun dia berhasil melepaskan diri. Seorang teman korban yang lain berusaha membantu dengan melepaskan kabel itu dari colokan listrik.

Polisi mem-police line kamar korbanPolisi mem-police line kamar korban (Foto: istimewa)
Korban kemudia dibawa ke musala terdekat yang tak terdampak banjir. Di situ korban berusaha disadarkan dengan bau minyak kayu putih, namun tak berhasil. Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Islam (Jemursari).

"Saat tiba di RSI Jemursari, korban dinyatakan sudah meninggal," kata Budi. (iwd/bdh)