Ada 28 Titik Rawan Banjir dan Longsor di Jalur KA Bangil-Banyuwangi

Ada 28 Titik Rawan Banjir dan Longsor di Jalur KA Bangil-Banyuwangi

Muhajir Arifin - detikNews
Jumat, 24 Nov 2017 13:25 WIB
Ada 28 Titik Rawan Banjir dan Longsor di Jalur KA Bangil-Banyuwangi
Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Sepanjang jalur kereta api (KA) mulai Bangil, Kabupaten Pasuruan hingga Banyuwangi terdapat 28 titik rawan banjir dan longsor saat musim hujan. PT KAI Daop 9 Jember mengantisipasinya dengan menyiapkan material dan peralatan.

"Di wilayah kami, mulai Perlintasan 104 Desa Latek, Kecamatan Bangil hingga Banyuwangi terdapat 28 titik rawan banjir dan longsor. Kami sudah siapkan antisipasinya," kata Manager Humas Daop 9 Jember, Luqman Arif, Jumat (24/11/2017).

Salah satu antisipasinya dengan menyiagakan Alat Material Untuk Siaga (Amus) pada titik-titik yang dianggap rawan bencana, terutama banjir dan longsor. Amus tersebut ditempatkan di Stasiun Pasuruan, Probolinggo, Jember, Kalisat, Kalibaru dan Stasiun Banyuwangi.

"Kami juga menerjunkan petugas penjaga daerah rawan di semua titik," terangnya.

Terutama saat libur natal dan tahun baru, kata Luqman, semua pegawai tak diizinkan libur. "Itu demi memberikan pelayanan maksimal pada pengguna moda KA ini," pungkasnya.

Di Pasuruan, Amus tersebut ditempatkan di sebelah barat stasiun. Amus tersebut berupa bantalan rel, pasir dan koral.

"Kalau alat berat stand by di wilayah-wilayah tertentu, begitu dibutuhkan langsung bisa didatangkan," kata Petugas Perlintasan 129 Pasuruan, Joko Kristiono. (fat/fat)
Berita Terkait