Bocah Difabel di Bojonegoro Dapat Hadiah dari Kapolda Jatim

Ainur Rofiq - detikNews
Selasa, 21 Nov 2017 15:53 WIB
Foto: Ainur Rofiq
Bojonegoro - Selain memberi penghargaan anggota Polsek Kalitidu, Aiptu Zainal Arifin, Kapolda Jatim juga memberi bantuan kursi roda, kaki palsu dan seperangkat komputer.

Pemberian bantuan dari Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin, ini disambut suka cita Anshori (12), bocah difabel asal Bojonegoro. Bersama dua orang tuanya, Karyo (46) dan Ny Numinteri (Sebelumnya Mintri), warga Desa Mayang Geneng, Kecamatan Kalitidu, bertemu kapolda di Polres Bojonegoro.

Pelajar MI Islamiyah itu mengaku bercita-cita menjadi dokter, saat berbincang dengan Kapolda Machfud dan Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro.

"Sekarang eranya teknologi, diberikan komputer ini mudah-mudahan bermanfaat. Belajar yang rajin sesuai apa yang diharapkan tadi bisa menjadi dokter," tutur Kapolda Jatim di ruang Parama Satwika Polres Bojonegoro, Selasa (21/11/2017).

Saat ditanya diantar jemput Aiptu Zainul, anak bungsu dari 2 bersaudara itu mengaku bahagia. Dengan dibantu dua tangannya, Anshori tampak lincah berjalan mendekati kursi roda pemberian kapolda.

Anshori saat bercanda dengan keluarganya/Anshori saat bercanda dengan keluarganya/ Foto: Ainur Rofiq


"Senang banget diantar Pak Zainal naik motor setiap hari. Saya juga senang dapat bantuan kursi roda dan kaki palsu dari pak kapolda. Besok kalau lulus pingin sekali jadi dokter," celoteh Anshori kepada detikcom.

Anshori mengaku selama ini aktivitasnya dilakukan dengan dua tangannya. Namun dirinya tidak minder. Dia tetap bermain seperti layaknya teman-teman seusianya.

Sementara bapak Anshori, Karyo sangat terbantu dengan aksi yang dilakukan Aiptu Zainul.
"Ya seneng dibantu. Apalagi kita ini hanya kerja jadi tukang, kadang ya buruh tani. Terima kasih pak kapolda, pak kapolres dan pak arifin," kata Karyo sembari tidak bisa menyembunyikan kebahagiannya.

Apa yang dialami anaknya, jelas Karyo, adalah amanah yang diberikan Allah SWT. "Tidak ada pikiran atau firasat apapun saat hamil. Alhamdulillah Anshori sehat fisiknya dan bisa beraktivitas meski harus dibantu kedua tangan," jelas ibunda Anshori, Ny Numinteri.


(fat/fat)