DetikNews
Senin 20 November 2017, 13:44 WIB

Pohon Nagasari di Makam Ki Ageng Gribig Ini Dikenal Berkhasiat

Muhammad Aminudin - detikNews
Pohon Nagasari di Makam Ki Ageng Gribig Ini Dikenal Berkhasiat Foto: Muhammad Aminudin
Malang - Sebuah pohon langka tumbuh di kompleks makam Ki Ageng Gribig di Madyopuro, Kedungkandang, Kota Malang. Namanya Nagasari atau Dewadaru, yang dipercaya memiliki banyak khasiat.

Belasan pohon Nagasari tumbuh subur, salah satunya berukuran besar. Konon usianya telah ratusan tahun sengaja ditanam sebagai penanda makam tokoh spiritual masyhur yakni Ki Ageng Gribig.

"Pohon itu (Nagasari) adalah tanaman langka. Tidak bisa tumbuh di tempat lain, hanya di komplek makam Ki Ageng Gribig saja," kata Kepala Seksi Promosi Pariwisata dan Kebudayaan Kota Malang Agung Buwana kepada detikcom, Senin (20/11/2017).

Keistimewaan pohon Nagasari, kata Agung, menjadi alasan banyak orang memburunya. Apakah sebagai pelengkap ritual atau sebagai gagang (pegangan) keris.

Pohon Nagasari atau Dewadaru/Pohon Nagasari atau Dewadaru/ Foto: Muhammad Aminudin


"Ada banyak masyarakat yang memanfaatkan karena keistimewaannya. Salah satunya sebagai gagang keris," ujar Agung.

Ada juga yang memanfaatkan batang pohon Nagasari sebagai butir tasbih, yang sebelumnya dikeringkan terlebih dahulu. "Tanaman ini dipercaya ada sejak Ki Ageng Gribig hidup," terang Agung.

Mulai pintu masuk makam, bisa banyak menemukan kayu bertuah ini. Perawat makam, beberapa tahun lalu menanam cukup banyak pohon Nagasari di kompleks makam.

"Ini baru 2010 lalu ditanam, banyak di sini kalau di tempat lain tidak ada," ujar salah seorang warga ditemui di kompleks makam.

Pohon Nagasari atau Dewadaru/Pohon Nagasari atau Dewadaru/ Foto: Muhammad Aminudin


Selain makam Ki Ageng Gribig, dalam satu kompleks juga ada makam Bupati Malang pertama hingga ketiga serta adipati sejumlah daerah di Jawa Timur.

Sementara hingga kini siapa sosok Ki Ageng Gribig masih misterius. Banyak percaya Ki Ageng Gribig merupakan tokoh penyebar agama Islam di tahun 1600.

Ki Ageng Gribig juga dikaitkan dengan berdirinya Kabupaten Malang, sebagai tokoh spritual terkenal di masa itu. Dengan keberadaan makam Bupati Malang I Adipati Notodiningrat hingga Bupati Malang ke-3 serta puluhan kerabatnya.

Cerita lain, Ki Ageng Gribig adalah salah satu pengikut Pangeran Diponegoro atau juga keturunan Prabu Brawijaya hingga memiliki kedekatan hubungan dengan Sunan Giri.

Komplek makam Ki Ageng Gribig merupakan salah satu tempat yang dikeramatkan. Pada waktu tertentu, ada saja peziarah yang datang meramaikan makam, umumnya datang dengan tujuan khusus, seperti mencari berkah keselamatan, penglarisan, dan bahkan berburu pusaka.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed