Pemkab Trenggalek Siapkan Kerjasama Pengelolaan Wisata Perhutani

Adhar Muttaqin - detikNews
Jumat, 17 Nov 2017 14:54 WIB
Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Pemkab Trenggalek berencana menambah kerjasama operasi (KSO) beberapa destinasi wisata dengan Perum Perhutani. Langkah tersebut dilakukan untuk menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, Joko Irianto, mengatakan, beberapa obyek wisata yang menjadi bidikan adalah pantai serta Konservasi Mangrove Cengkrong, Pantai Damas dan Pemandian Tapan.

"Kami berharap kerjasama itu bisa direalisasikan. Ini kan ada niat baik dari perhutani yang menawarkan ke Pemkab Trenggalek untuk melakukan pengelolaan aset wisatanya, maka ya kami sambut dengan baik," kata Joko Irianto, Jumat (17/11/2017).

Menurutnya, rencana pengelolaan beberapa obyek wisata tersebut saat ini masih dalam tahap pembicaraan antara pemerintah daerah dengan Perhutani selaku pemilik, termasuk skema kerjasama yang akan dijalankan.

Lebih lanjut, Joko menjelaskan, setelah KSO ditandatangani, pemerintah daerah akan merevitalisasi fasilitas wisata yang ada. Sehingga bisa menadatangkan minat dan menambah jumlah kunjungan wisata.

"Saat ini untuk Cengkrong dan Pantai Damas masih dikelola oleh pihak swasta dan masyarakat," imbuhnya.

Kadisparibud Trenggalek menambahkan, selama beberapa tahun terakhir, tingkat kunjungan wisata di Trenggalek terus mengalami peningkatan. Pada tahun ini jumlah kunjungan wisata ditergetkan mencapai 700 ribu orang.

"Kalau target retribusi dari wisata tahun ini sekitar Rp 7,8 miliar dan alhamdulilah sudah terealisasi 76 persen. Sedangkan tahun 2018 nanti kami tergetkan juga akan naik, tapi belum tahu nanti targetnya dinaikkan berapa persen, karena masih kami ajukan ke DPRD," imbuhnya.

Pendapatan terbesar dari sektor wisata di Kabupaten Trenggalek masih didominsi Pantai Pasir Putih Karanggongso, kemudian disusul Pantai Pelang, Pantai Prigi dan Gua Lawa. "Makanya kami makanya kami berusaha keras untuk menata prigi agar lebih merata kunjungannya. Saat ini Prigi sudah mulai naik," ujarnya. (fat/fat)