DetikNews
Senin 13 November 2017, 16:29 WIB

Pilkada Serentak 2018

Ini Harapan Kapolda Jatim untuk KPU dan Incumbent

Rois Jajeli - detikNews
Ini Harapan Kapolda Jatim untuk KPU dan Incumbent Foto: Rois Jajeli
Surabaya - Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin minta penyelenggara Pilkada untuk bersikap netral. Langkah ini harus dilakukan untuk menjaga Jawa Timur aman.

"KPU harus netral. Bawaslu sebagai wasit juga harus netral," kata Irjen Pol Machfud Arifin, saat memberikan sambutan di acara Rapat tentang Peningkatan ketertiban dan keamanan wilayah Provinsi Jawa Timur dengan tema 'Mewujudkan Jawa Timur yang Aman dan Tentram Menjelang Pilkada serentak Tahun 2018' di Grand City Surabaya, Senin (13/11/2017).

Selain kepada penyelenggara Pilkada, Kapolda juga berpesan ke incumbent agar tidak boleh memobilisasi dukungan dari pegawai negeri sipil (PNS), serta memanfaatkan fasilitas negara.

"Apalagi incumbent. Tidak boleh memanfaatkan pegawainya yang bisa dimobolisiasi. Jika dimanfaatkan dan diketahui bawaslu, akan rugi bagi calon itu sendiri," jelasnya.

Untuk anggota Polri, juga TNI, Kapolda berharap dua institusi ini netral di pemilihan kepala daerah, serta pemilihan gubernur dan wakilnya.

"TNI, Polri, juga sama, harus netral. Tidak boleh berpihak pada calon-calon. Pegawai negeri juga tidak boleh berpihak," katanya.

Kapolda menerangkan polda sudah siap melakukan berbagai langkah antisipasi dalam menghadapi situasi pilkada serentak di Tahun 2018.

"Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa. InsyaAllah Jawa Timur aman," katanya.

Kapolda menerangkan, pada hakekatnya pilkada adalah mencari pemimpin, menjalankan proses regenerasi.

"Harapannya mencari pemimpin yang legitimasi. Pada gilirannya, kepala daerah bisa mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya," jelasnya.
(roi/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed