DetikNews
Senin 13 November 2017, 09:45 WIB

Bagaimana Malang Mendapatkan Namanya, Ini Salah Satu Versinya

Muhammad Aminudin - detikNews
Bagaimana Malang Mendapatkan Namanya, Ini Salah Satu Versinya Alun-alun Malang (Foto: Robert Adolf Izak/d'Traveler)
Malang - Malang merupakan sebuah daerah yang memiliki udara sejuk bila dibandingkan dengan daerah lain di Jawa Timur. Di masa kolonial, kota yang berada 90 kilometer arah selatan Surabaya ini dijuluki Paris Van East Java.

Lantas dari mana asal nama Malang itu? Sejarawan Universitas Negeri Malang (UM) Dwi Cahyono mengatakan, masih banyak kesimpangsiuran tentang nama Malang, apakah sebuah nama tempat atau topomini yang berarti melintang, atau bisa sebuah istilah, yaitu nasib yang Malang.

"Nama Malang ini bisa memiliki dua arti, topomini atau nasib. Untuk topomini atau tempat, Malang dikenal orang Jawa dengan kata lain melintang. Jadi dalam arti nasib atau posisikah hingga muncul sebutan Malang, itulah pertanyaan yang berkembang hingga saat ini," terang Dwi berbincang dengan detikcom di Kampus UM, Jalan Surabaya, Senin (13/11/2017).

Dalam kesimpangsiuran dan bermunculan banyak pertanyaan tentang asal muasal nama Malang, kata Dwi, muncul sebuah anggapan yang justru telah salah kaprah. Yakni mengaitkan nama Malang dari Malangkucecwara. celakanya, lanjut dia, nama itu mendapatkan pengakuan dari pemerintah kota dengan menggunakannya sebagai lambang daerah.

"Ada keyakinan nama Malang berasal dari Malangkucecwara, yang sudah dianggap sebagai kebenaran. Itu pertama ada dan dikemukakan oleh guru besar IKIP (sekarang UM) almarhum Woyowasito saat itu memberikan kontribusi kajian kepada Pemkot Malang mengenai Malang Lintas Lalu, Sekarang, dan Masa Mendatang, dan itu terjadi sekitar tahun 1950-an," beber Dwi.

Dikatakan, Woyowasito mengaitkan nama Malang dengan Malangkucecwara dari sebuah prasasti atau inkripsi (tulisan pendek dipahat pada dinding candi) di kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta. Dalam tulisan pendek itu memang disebut Malangkucecwara, namun apakah betul dan memang menjadi asal muasal Malang?

"Karena tidak ditemukan pertanda lain, justru jika diteliti lagi sebenarnya tulisan yang dipahat terbaca Malangku Iswara yang berarti penyebutan dewanata berhubungan dengan dewa Syiwa dari semacam arwah seseorang yang meninggal dan telah bersama dewa utama," ujarnya.

Dwi melanjutkan, sekitar tahun 1980-an ditemukan sebuah prasasti tembaga atau tampra prasasti di wilayah Ukir Negara yang masuk wilayah Kecamatan Semen area perkebunan Sirah Kencong, Kabupaten Blitar. Yang isinya, banyak menggambarkan area timur dari Gunung Kawi, jika melihat posisinya, sebelah timur Gunung Kawi adalah wilayah Malang Raya yakni Kota dan Kabupaten Malang.

"Di sana disebut banyak sekali desa berada di aliran Sungai Metro dan Brantas atau lembah antara kedua sungai itu. Dan juga menyebut sebuah tempat bernama Malang yakni Sakarida Malang. Sakarida artinya tempat di sebelah timur Gunung Kawi yang merupakan tempat berburu. Prasasti dibuat di masa akhir Kerajaan Kadiri atau tahun 1198 Masehi," bebernya.

Berdasarkan informasi dari Prasasti Ukir Negara itu, bisa dikatakan tidak benar pendapat dari Woyowasito jika menganut kepada tulisan dalam pahatan di kompleks Candi Prambanan. Bila Malang berasal dari Malangkucecwara, tetapi melainkan sebuah tempat atau desa bernama Malang yang dulunya dikenal sebagai wilayah berburu.

"Data kedua kami dapati dari peta topografi di masa pemerintahan Inggris tahun 1811, yang menyebut nama Malang sebagai gunung di wilayah timur. Yang kini dikenal dengan nama Gunung Buring. Jika melihat letaknya, Gunung Buring memang berposisi melintang dari sebuah hamparan luas dari utara berbelok ke selatan," tuturnya.

"Dari situ, bisa diduga desa kuno Malang berada tidak jauh dari lokasi Bukit yang kini bernama Buring. Dugaan saya desa kuno itu digunakan sebagai tempat perburuan yang banyak disebut sebagai daerah Kotalama. Berarti tempat ini pada abad 12 akhir berupa desa kecil. Bahkan, ketika Raja Hayam Wuruk melakukan perburuan saat singgah bisa diduga kuat di wilayah tersebut," sambung Dwi.

Menurut Dwi, bisa disimpulkan dari kedua informasi tersebut bahwa nama Malang berasal dari nama Malang saja. Sebuah tempat yang dulunya dikenal berada di sekitar lembah antara Sungai Metro dan Brantas.

"Jadi, Malang merupakan nama tempat, bukan Malangkucecwara atau nama yang diambil dari sebuah nasib," tutup Dwi.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed