Pembebasan Tanah Lahan Tol Pasuruan-Probolinggo Dikebut

Pembebasan Tanah Lahan Tol Pasuruan-Probolinggo Dikebut

Muhajir Arifin - detikNews
Rabu, 08 Nov 2017 17:51 WIB
Pembebasan Tanah Lahan Tol Pasuruan-Probolinggo Dikebut
Ditargetkan Desember tahun ini semua lahan untuk Tol Pasuruan-Probolinggo rampung (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan - Pembebasan lahan untuk Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) terus dikebut. Ditargetkan Desember tahun ini 100 persen lahan yang dibutuhkan untuk jalan tol sepanjang 31,3 kilometer ini rampung.

"Pembebasan lahan Tol Paspro sudah mencapai 96 persen, sisanya yang belum dibebaskan merupakan tanah kas desa kurang lebih seluas 16 hektar terdiri dari 32 bidang," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembebasan Lahan Tol Paspro Agus Minarno saat pengobatan gratis warga terdampak pembangunan tol di Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Rabu (8/11/2017).

Menurut Agus, pembebasan tanah kas desa tersebut ditargetkan rampung pada Desember 2017. Apalagi, para kepala daerah yang dilintasi sangat mendukung percepatan pembebasan tanah kas desa tersebut. Pihaknya sudah meminta kepala daerah dan menunggu surat persetujuan gubernur.

"Secara umum pembebasan lahan Tol Paspro relatif cepat. Untuk TKD ini pembebasannya memang wewenang pemerintah daerah. Saya yakin Desember sudah rampung pembebasan TKD baik di Pasuruan maupun Probolinggo," tandasnya.

Sementara, pengerjaan konstruksi tol juga terus dikebut. Meski ada insiden ambruknya girder flyover di Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, secara umum proyek tak terganggu.

"Pengerjaan konstruksi juga terus dikebut dan sudah mencapai 45 persen. Juli 2018, Tol Paspro sudah bisa open traffic untuk arus mudik, dan Desember 2018 sudah bisa beroperasi," terang Agus.

Asisten II Pemkab Pasuruan Soeharto menjelaskan, sebenarnya pembebasan TKD di wilayah Kabupaten Pasuruan tak ada kendala. Surat rekomendasi dari Bupati Irsyad Yusuf sudah turun, tinggal menunggu surat persetujuan dari Gubernur Soekarwo.

"Belum turun itu karena memang regulasinya pengganti TKD itu harus tanah di satu desa. Nah ini kan tanah di satu desa itu sudah tidak ada, jadi dipindahkan ke desa lain. Namun desanya berdekatan. Kami juga kirimkan kajian. Nah mudah-mudahan segera turun surat persetujuan," terang Soeharto.

Tol Paspro sepanjang 31,3 KM terbagi tiga seksi. Seksi I dari Grati hingga Tongas, seksi II dari Tongas hingga Sumberasih dan seksi III dari Sumberasih hingga Leces. (iwd/iwd)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini