DetikNews
Rabu 08 November 2017, 10:59 WIB

Ini Harta Tengkulak Beras di Jombang yang Dijarah Perampok

Enggran Eko Budianto - detikNews
Ini Harta Tengkulak Beras di Jombang yang Dijarah Perampok Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Tengkulak gabah, Suyanto (69) tewas setelah disekap kawanan perampok di rumahnya, Jombang. Pelaku diperkirakan 5 orang itu berhasil menguras harta korban bernilai ratusan juta rupiah.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi mengatakan, kawanan perampok berhasil menguras berbagai jenis harta di rumah korban, Desa Ngampungan, Jogoroto, Jombang.

"Barang-barang korban yang diambil pelaku mulai dari mobil, motor, perhiasan dan uang," kata Gatot kepada wartawan di lokasi perampokan, Rabu (8/11/2017).

Berdasarkan keterangan istri korban yang selamat, lanjut Gatot, perhiasan emas yang digondol pelaku berupa gelang emas seberat 40 dan 20 gram, sebuah kalung emas seberat 20 gram dan 3 buah cincin emas masing-masing seberat 5 gram.

Uang tunai Rp 50 juta dan sebuah ponsel milik korban juga dijarah pelaku. Selain itu, kawanan perampok ini membawa kabur sepeda motor Kawasaki Ninja 150 dan sebuah truk Canter nopol S 9075 UW berisi 9 ton gabah dari rumah korban.

"Pelaku diperkirakan berjumlah 5 orang, masih kami selidiki," ujarnya.

Hal senada dikatakan kakak korban Abdul Azis. Menurut dia, kerugian korban akibat peristiwa ini mencapai ratusan juta rupiah. "Perkiraan saya kerugiannya di atas Rp 200 juta," terangnya.

Azis berharap polisi segera mengungkap kasus perampokan ini. "Semoga pelaku segera ditangkap. Karena selain perampokan ini juga pembunuhan," tandasnya.

Rumah Suyanto disatroni kawanan perampok sekitar pukul 02.30 Wib. Para pelaku menjebol pagar rumah kemudian masuk melalui pintu rumah yang tak terkunci. Kawanan perampok menyekap istri korban Mundziroh (49) yang sedang menonton TV.

Suyanto yang sedang tidur di kamarnya juga tak luput disekap pelaku. Saat kejadian, tak ada orang lain di rumah tersebut selain kedua korban. Setelah menguras harta korban, para pelaku meninggalkan rumah tersebut. Suyanto dan istrinya dibiarkan dalam kondisi terikat kawat dengan mulut dan hidung dilakban. Sang istri berhasil melepaskan diri, tapi Suyanto tewas kesulitan bernafas.
(fat/fat)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed