DetikNews
Selasa 07 November 2017, 15:15 WIB

Gelar Malang Beach Festival, Pemkab Malang Target 6 Juta Wisatawan

Muhammad Aminudin - detikNews
Gelar Malang Beach Festival, Pemkab Malang Target 6 Juta Wisatawan Pantau Goa Cina di Kabupaten Malang/Foto: Budi Hartadi
Malang - Pemkab Malang menargetkan kunjungan wisata meningkat tahun ini. Sebuah event besar digelar bersamaan dengan HUT Pemkab Malang ke-1257, yaitu Malang Beach Festival (MBF).

"Kita memiliki potensi wisata pantai, dengan itu digelar Malang Beach Festival, event yang dipusatkan pada destinasi wisata pantai di Malang Selatan. Sekaligus mempromosikan pariwisata Kabupaten Malang, targetnya kunjungan wisata meningkat sampai 6 juta orang," kata Bupati Malang Rendra Kresna kepada wartawan di Pendopo Pemkab Malang Jalan KH Agus Salim, Selasa (7/11/2017).

Untuk wisatawan mancanegara (wisman), lanjut Rendra, tahun 2016 mencapai 128 ribu orang. Dengan hadirnya MBF yang digelar selama satu bulan penuh, diharapkan mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisman nantinya.

Gelar Malang Beach Festival, Pemkab Malang Target 6 Juta WisatawanFoto: Budi Hartadi

"Tahun kemarin 128 ribu wisman berkunjung ke Kabupaten Malang. Nanti diharapkan dengan MBF bisa meningkat lebih banyak lagi. Tetapi kami tidak fokus dengan itu saja, melainkan bagaimana menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat seiring dengan perkembangannya pariwisata," sambung Rendra.

Keterangan disampaikan Rendra untuk menandai akan dimulai MBF 2017. Launching bakal digelar pada 11 Nopember 2017 di Pantai Balekambang, sekaligus digelar lomba layang-layang, fashion show 3R, peresmian jembatan Hanoman, dan Cafe Balekambang.

Gelar Malang Beach Festival, Pemkab Malang Target 6 Juta WisatawanFoto: Budi Hartadi

Selain itu, 37 daerah di Tanah Air turut meramaikan HUT Kabupaten Malang yang menyabet penghargaan tertinggi dua kali berturut-turut di bidang koperasi.

"Ada juga acara surving, diving, kontes mini truk, paralayang dan kita tutup dengan Gebyar Budaya Singhasari. Kami harap ada sinergi hingga semua rangkaian kegiatan bisa diketahui masyarakat luas, baik itu Jawa Timur, hingga Mancanegara," kata Rendra.

Rendra menyampaikan, turut digelar Tari Bapang sebagai wujud melestarikan budaya lokal hingga dikenal khalayak. "Kami harapkan juga seni budaya ini (Tari Bapang) bisa lestari," tuturnya.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed