DetikNews
Selasa 31 Oktober 2017, 12:39 WIB

Berhasil Wirausaha, Pria Lamongan ini Ajak yang Lain Ikut Sukses

Eko Sudjarwo - detikNews
Berhasil Wirausaha, Pria Lamongan ini Ajak yang Lain Ikut Sukses Dymas Tunggul Panuju (depan memakai kaca mata) /Foto: istimewa
Lamongan - Pemuda selalu penuh inspirasi dan aspirasi. Semangat bergerak dan menggerakkan ini yang menginspirasi seorang pemuda di Lamongan yang hingga hari ini masih giat memotivasi kaum muda untuk berwirausaha.

Pemuda itu adalah Dymas Tunggul Panuju (33), seorang wirausahawan muda Lamongan yang hingga saat ini masih terus mendampingi para pemuda di Lamongan untuk belajar berwirausaha.

"Seratus lebih yang kami bina untuk belajar berwirausaha, pastinya lebih karena pemuda itu keluar masuk," ujar Dymas kepada detikcom, Selasa (31/10/2017)

Dymas yang mengaku sudah berwirausaha sejak kuliah di sebuah perguruan tinggi negeri di Malang ini mulai membina pemuda sejak tahun 2012. Dymas tak ingin sukses berwirausaha yang diraih hanya dinikmatinya sendiri. Ia menularkan ke pemuda-pemuda lainnya.

"Mulai tahun 2012, kami memang mendirikan komunitas-komunitas di sekolah dan di luar sekolah," ucapnya.

Dymas menuturkan, pemuda yang sarat akan potensi itu ada di sekolah atau di kampus sehingga ia memilih untuk mengajak kaum muda di kampus dan sekolah untuk bersama belajar berwirausaha. Caranya, Dymas mengarahkan mereka untuk mendirikan komunitas-komunitas di sekolah dan di luar sekolah.

"Ketika di sekolah kami beri mereka materi tentang kewirausahaan sebagai kegiatan ekstrakurikuler dan kita juga membuat forum silaturahmi UKM seperti forum silaturahmi UKM Lamongan-gresik, komunitas pengusaha sosis Indonesia, agen maniac community," jelas Dymas yang baru saja melepas masa lajangnya ini.

Dengan arahan Dymas, ratusan pemuda yang ia gerakkan mampu melahirkan puluhan produk. Bahkan, untuk pemuda dampingannya di Lamongan, mereka lebih menonjolkan brand lokal Lamongan.

"Kami menggali potensi lokal. Bagaimana mereka mengenal potensi lokal masing-masing untuk menjadi sebuah produk yang akhirnya bisa dikenal oleh masyarakat luas," kata Dymas.

Dymas mengkalim, ratusan pemuda yang ia bina untuk berwirausaha, telah lahir 45 lebih produk dan juga 90-an penghargaan tingkat nasional yang diraih anak asuhnya.

Dymas mengaku, membina dan menggerakkan para pemuda untuk mewujudkan mimpi-mimpi mereka berwirausaha bukan pekerjaan mudah. Ia menghadapi berbagai tantangan dan tentangan.

Tantangannya adalah psikis para pemuda yang sedang mengalami perkembangan emosional yang masih 'liar' harus lebih dulu ia taklukkan.

Dymas mempertontonkan pada para pemuda binaannya contoh dan kisah kesuksesan nyata yang telah diraih pebisnis-pebisnis sukses.

"Anak-anak muda itu, mereka keras, biasanya suka di jalan-jalan. Ada yang nakal main motor, ngerokok, rambutnya yang macam-macam itu semua bisa berubah," ujarnya.

Tak hanya tantangan menaklukkan jiwa muda mereka, tentangan juga hadir dari dalam keluarga para pemuda itu sendiri.

Foto: istimewa
Orang tua, sambung Dymas, biasanya memiliki keinginan dan cita-cita yang berbeda bagi anak-anaknya. "Kadang ada kekangan orang tua, keinginan orang tua yang lebih pengen anak-anaknya menjadi pegawai," katanya.

Konsep berwirausaha tentunya tak bisa berjalan tanpa dorongan dan contoh nyata. Dymas tak hanya sekedar mampu menggerakkan yang lain untuk berwirausaha, tetapi Ia juga telah bergerak lebih dulu menggapai sukses berwirausaha.

Beragam produk usaha sudah dijalankannya sejak masih menempuh studi di Teknologi Hasil Pertanian (THP) Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya (FTP UB) pada tahun 2004.

"Mulai 2004, jualan pertama di Malang, sampai punya 15 cabang tahun 2006. Saya usaha, Bebek Goreng Raminten, Ayam Bakar Ngimbang, ada usaha catering dan kopi kemasan," tutur Dymas.

Atas kesuksesannya, Ia mendapatkan kepuasan yang tak ternilai. Beragam penghargaan pun pernah ia raih. Pada 2012 lalu, Dymas pernah menjadi ketua delegasi di ajang international enterpreneur conference di Singapura.

Bahkan, karena mengangkat nama tanah kelahirannya, yaitu Ngimbang menjadi sebuah brand ayam bakar, Dymas Tunggul Panuju juga sukses menjuarai kompetisi Wirausaha Muda Mandiri pada 2006. Penghargaannya diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia saat itu, Boediono.

Kisah sukses Dymas Tunggul Panuju ini juga diakui oleh Kabid Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Adang Moelyono. Adang menuturkan, berkat tangan dingin Dymas ini, banyak kaum muda yang sukses berwirausaha dan mengharumkan nama Lamongan.

Adang menuturkan, pembinaan yang dilakukan oleh Dymas selama ini selalu berlanjut tidak hanya dari sekedar berkreasi untuk sebuah produk, tapi juga pemasaran produk tersebut. "Saya pernah tahu, bagaimana Dymas ini membagikan brosur kepada kaum muda tawaran untuk berwirausaha di sebuah ajang pameran," tutur Adang.

Adang menuturkan, apa yang dilakukan oleh Dymas ini memang patut untuk diapresiasi. Pemkab Lamongan, kata Adang, melalui Dispora memberi ruang kepada pemuda untuk berkreasi dan berprestasi dalam wadah Inkubator Wirausaha Muda Lamongan (IWML).

"Di IWML, para pemuda ini bisa saling berbagi dan berkreasi untuk yang terbaik," terang Adang.
(iwd/iwd)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed