detikNews
Jumat 27 Oktober 2017, 10:29 WIB

Begini Keseruan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup

Eko Sudjarwo - detikNews
Begini Keseruan Turnamen Bola Voli Karang Taruna Cup Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Sorak sorai dan teriakan kemenangan mewarnai penutupan turnamen bola voli Karang Taruna Cup 2017, di Desa Kemantren, Kecamatan Paciran. Teriakan kemenangan ini membahana saat tim bola voli dari Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, berhasil menekuk tim Serah dari Gresik di babak final. Turnamen ini digelar dua kota, Lamongan dan Gresik.

Seorang pendukung dari Desa Payaman, Arif mengatakan, ia dan pendukung lainnya berteriak girang karena tim desanya berhasil mengalahkan tim dari kota tetangga, yakni Gresik. Teriakan ini, aku Arif, hanya bentuk luapan kegembiraan semata. "Senang mas, karena menang, apalagi ditonton oleh ribuan orang," kata Arif di lokasi, Jumat (27/10/2017).

Babak final Turnamen Bola Voli Karang Taruna (Kartar) Cup 2017 yang berlangsung di GOR Desa Kemantren, berlangsung seru, Kamis (26/10). Sekitar 2.500 penonton saling menjagokan tim yang berhasil masuk ke babak final, yakni Tim Payaman dari Kabupaten Lamongan dan Tim Serah dari Kabupaten Gresik.

Keberhasilan Tim Payaman ini sekaligus menutup Turnamen Bola Voli Karang Taruna (Kartar) Cup, yang berlangsung sejak 9 Oktober. Dalam turnamen ini, tim Payaman meraih juara 1 dan Tim Serah juara 2, juara 3 diraih tim Sidorejo dari Gresik dan tim Banjarwati dari Lamongan.

Lurah Desa Kemantren, Suwadji mengaku kegiatan ini upaya membina prestasi generasi muda dengan kegiatan yang sehat. "Turnamen ini sangat bermanfaat bagi anggota karang taruna di masa depan. Mereka makin mencintai olah raga bola voli dan Lamongan berhasil jadi juaranya," jelas Suwadji bangga.

Komandan Koramil Paciran, Kap. Arh. Suherman mengatakan, pihaknya mendukung turnamen bola voli yang digagas karang taruna ini. Melalui olah raga, kata Suherman, bisa menjadi alat untuk menyatukan semua elemen. Suherman menegaskan, selama kegiatan pihaknya juga terus memantau dan mengikuti. "Kami berharap agar kegiatan semacam ini bisa dijadikan ajang pembinaan pemuda," tambahnya.

Sementara Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo menjelaskan turnamen ini menggalakkan budaya olah raga komunitas yang damai dan sportif. Selain itu, turnamen ini sebagai upaya membina prestasi generasi muda dengan kegiatan yang sehat dan terorganisir dengan baik.

"Kegiatan ini diharapkan bisa membina Karang Taruna Kecamatan Paciran menjadi event organizer yang profesional, sehingga mereka dapat mengembangkan menjadi bentuk wirausaha sosial yang baik dan teruji. Tentunya dengan tetap melalui pelatihan dan pendampingan administrasi serta koordinasi," ujar Andi.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com