Cobain Yuk, Mie Bandeng Kreasi Wirausaha Pelajar Asal Lamongan

Eko Sudjarwo - detikNews
Jumat, 27 Okt 2017 08:34 WIB
Wiaam Rifqi Abror (Berkacamata) getol berwirausaha/Foto: Eko Sudjarwo
Lamongan - Tak banyak pemuda, apalagi berstatus pelajar punya keinginan berwirausaha. Namun, apa yang dilakukan warga Lamongan ini patut ditiru. Tak hanya sekadar berwirausaha, Wiaam Rifqi Abror, ini juga berkreasi membuat mie instan dari Bandeng.

Pelajar kelas 2 IPS SMAN 1 Lamongan, ini bergelut dengan dunia wirausaha mengembangkan mie berbahan dasar ikan bandeng yang diberi nama La Fishta. Pemuda asal Kecamatan Glagah ini melihat ikan bandeng menu lauk sehari-hari.

Karena bosan dengan lauk ikan bandeng, Wiaam berusaha membuat kreasi baru. Dengan berbahan dasar bandeng, Wiaam membuat mie. Bumbu yang dicampur pun menggunakan bahan dasar bandeng.

"Awal mula pembuatannya juga sama dengan mie lain, tapi ikan bandeng kita ambil dagingnya saja untuk kemudian kita olah menjadi mie dan bumbu," kata Wiaam saat ditemui di kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Jumat (27/10/2017).

Wiaam dengan kreasi mie bandeng/Wiaam dengan kreasi mie bandeng/ Foto: Eko Sudjarwo


Putra pasangan Rati Purwanto dan Muanah ini mengaku ilmu berwirausaha di dapatkan dari kegiatan ekstrakurikuler di SMAN 1 Lamongan. Yaitu melalui Entrepreneur Student Club (ESC). "Mengapa saya memilih bandeng? karena saya juga ingin mengangkat produk pangan lokal daerah saya agar lebih dikenal secara luas," tambahnya.

Mie Bandeng hasil inovasinya, jelas Wiaam, berkali-kali ikut lomba dan menyabet prestasi yang membanggakan bagi pemuda dan daerah Lamongan. Sejumlah prestasi yang berhasil diraih adalah juara 3 busines plan competition di IKIP PGRI Jember, juara 2 inovasi teknologi bidang agribisnis yang digelar Balitbangda Lamongan, juara 1 lomba business plan di Unair.

"Terakhir saya juga menjadi finalis dalam ajang Wirausaha Muda Pemula berprestasi di bidang jasa boga yang diadakan oleh Kemenpora beberapa hari lalu," jelasnya.

Kini, selain memasarkan produknya, Wiaam juga terus berinovasi mengembangkan produknya. Setidaknya, ada 3 pilihan rasa berbeda yakni, rasa asam manis pedas, Javanese Cuisine dan rasa lainnya. Selain itu, Wiaam juga sudah memiliki beberapa produk lainnya yang juga sudah dipasarkan, yaitu bandeng cabut duri dan bumbu olahan lainnya.

Wiaam aktif ikut pameran dengan kreasi mie bandeng/Wiaam aktif ikut pameran dengan kreasi mie bandeng/ Foto: Eko Sudjarwo


"Impian saya adalah menjadikan Kecamatan Glagah sebagai kawasan bandeng dengan aneka olahannya," tuturnya.

Sementara Kabid Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Adang Moelyono mengatakan, apa yang dilakukan Wiaam ini patut untuk dicontoh oleh pemuda atau pelajar lain. Pasalnya, di saat semua pemuda hanya berpikir kesenangan dan sekolah saja, Wiaam sudah mampu berwirausaha. Bahkan untuk mewadahi wirausahawan muda ini pihaknya sudah membentuk wadah yaitu inkubator wirausahawan muda Lamongan (IWML).

"Ini adalah salah satu upaya kami untuk menghadapi bonus demografi yang sebentar lagi di tengah kepungan industri," katanya.

Selain mewadahi, terang Adang, pihaknya juga menfasilitasi wirausahawan muda ini untuk ikut ajang atau perlombaan demi untuk mengenalkan Lamongan. Saat ini pihaknya juga berupaya menggandeng pihak lain untuk bersama membangun dan membina wirausahawan muda Lamongan. "Kami akan berusaha mengembangkan potensi pemuda ini agar bisa lebih mengenalkan Lamongan," harapnya. (fat/fat)