DetikNews
Jumat 27 Oktober 2017, 07:56 WIB

Warga Malang Keracunan Nasi Bali Telor, 16 Orang Masih Dirawat

Muhammad Aminudin - detikNews
Warga Malang Keracunan Nasi Bali Telor, 16 Orang Masih Dirawat Warga keracunan nasi bali telor/Foto: Istimewa
Malang - Puluhan warga Kabupaten Malang, diduga keracunan nasi bali telor saat menghadiri hajatan. Dari 42 orang, 16 di antaranya hingga hari ini masih menjalani perawatan. Mereka dirawat di dua puskesmas, yakni Puskesmas Wonosari dan Ngajum.

"Jumlah korban sebanyak 42 orang, sekarang tinggal 16 masih dirawat. Semoga hari ini segera bisa pulang," terang Kapolsek Wonosari AKP Triwik kepada detikcom saat dihubungi, Jumat (27/10/2017).

Semua korban warga Desa Plandi, Kecamatan Wonosari, kata Triwik, mengalami mual dan diare. Sehingga menyebabkan kondisi kesehatan mereka menurun dratis dan harus menjalani perawatan, termasuk 16 korban masih dirawat hingga hari ini.

"Semua lemas karena muntah dan diare. Kami duga kuat akibat makanan bali telor yang dikonsumsi," tegasnya.

Kapolsek Wonosari tinjau korban keracunan/Kapolsek Wonosari tinjau korban keracunan/ Foto: Istimewa


Dia menjelaskan, sebelum kejadian para korban menghadiri hajatan yang digelar di kediaman Suhartini, warga setempat. Dalam acara itu, warga diberi makanan dalam kardus untuk dibawa pulang, Minggu (22/10). Salah satu menunya, adalah bali telor, yang diduga menyebabkan para korban keracunan.

"Satu per satu warga yang mengonsumsi berkat atau makanan di dalam kardus itu mengalami muntah dan diare. Mereka kemudian dibawa ke puskesmas terdekat. Karena banyaknya korban, beberapa pasien lain dibawa ke rumah sakit," terang Triwik.

Kapolsek mengaku, peristiwa ini merupakan musibah sehingga pihaknya berharap korban masih dirawat segera cepat pulih dan bisa kembali pulang ke rumahnya.

"Ini musibah, semoga korban masih di rumah sakit bisa segera pulang," harapnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed