Dirut PD RPH Kota Surabaya Akui Dipanggil Kejaksaan

Zaenal Effendi - detikNews
Kamis, 26 Okt 2017 18:21 WIB
Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Surabaya/Foto: Istimewa
Surabaya - Dirut Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong Hewan (RPH) Teguh Prihandoko membenarkan pemeriksaan dirinya oleh Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya.

"Iya benar, saya memang diperiksa mulai pukul 11.00 Wib hingga pukul 13.00 Wib," kata Teguh pada detikcom, Kamis (26/10/2017).

Teguh mengatakan pemeriksaan dirinya masih dalam tahap awal. "Tadi ditanya seputar identitas seperti nama, alamat hingga pertama kali menjabat sebagai Dirut RPH serta tupoksi (Tugas pokok dan fungsi). Masih belum masuk ke pokoknya," ungkap dia.

Teguh mengungkapkan, jika dirinya belum diperiksa terkait dugaan korupsi anggaran tahun 2015-2016 perusahaan daerah Kota Surabaya ini. "Belum mas, masih seputar yang saya sebut tadi (identitas)," ujar Teguh.

Selain dimintai keterangan, Teguh mengaku dimintai tolong Kejari Tanjung Perak untuk menghadirkan pejabat di bawahnya. Sayang, ia mengaku gagal menghadirkan beberapa pejabat yang menurutnya ada dugaan perintah tidak boleh hadir dari oknum di dalam direksi RPH.

"Saya tunjukkan tadi chat whatsapp ke jaksa kalau ada yang melarang hadir. Buat apa saya tutup-tutupi, saya kasih semua informasi," kata Dirut RPH yang baru menjabat 6 Januari 2017 lalu.

Ia juga mengungkapkan, ada 2 direksi dan 1 orang dari Satuan Pengawas Internal serta 2 badan pengawas RPH yang ikut diperiksa.

"Kalau terkait pemeriksaan direksi lainnya, panjenengan tanyakan ke jaksa saja biar tidak salah informasi," pungkas Teguh. (ze/bdh)